Fast News

Muh.Basli Ali Bupati Kep.Selayar Perintahkan Kepala Inspektorat Daerah Lakukan Audit Anggaran Makan-Minum Di Rsud KH.Hayyung Hingga saat ini jalur penyeberangan Bira - Pamatata belum lancar. Pasca sidak ke pelabuhan Pamatata oleh Bupati Muh.Basli Ali mencopot Kadis Perhubungan Drs.Dahlul Malik dari JabatannyaPilkades Serentak Tingkat Kabupaten Kep.Selayar sukses terlaksana Belum ada kejelasan waktu terkait adanya issu mutasi dan lelang jabatan eselon dua yang akan dilaksanakan oleh pemkab hingga saat ini REDAKSI MC-I DAN ADMIN BLOG INI MEMINTA MAAF ATAS TIDAK LANCARNYA UP-DATE INFORMASI AKIBAT GANGGUAN JARINGAN IT YANG DIGUNAKAN KIRIMKAN TERUS INFORMASI, KEJADIAN DAN BENCANA YANG TERJADI DISEKITAR ANDA MELALUI LAYANAN SMS ELSHINTA 081 180 6543 KIRIMKAN INFORMASI ANDA KE LAYANAN SMS 081241927000

TOP THIS BLOG

PEWARTA INDONESIA

PEWARTA INDONESIA
Media Selayar. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Medianya Orang Selayar

Jaksa dan Hakim juga Masih Mangkir

Penulis Media Selayar on Selasa, 06 September 2011 | 19.45.00



DI KEJAKSAAN Negeri Makassar, tercatat 20 staf dan jaksa yang mangkir pada hari pertama berkantor pascalibur Idul Fitri. Hal serupa juga terpantau di Pengadilan Negeri Makassar, dimana hanya 10 terdakwa yang dihadirkan di persidangan kemarin.

Berbeda dengan hari biasanya dimana terdakwa dihadirkan di persidangan hingga 50 terdakwa sehari. Termasuk ada beberapa hakim yang masih cuti dan meminta izin pascalebaran.
Jaksa pemeriksa di Kejari Makassar Arifuddin Sakka, kepada wartawan kemarin membenarkan ada puluhan staf dan jaksa yang tidak tepat waktu dan hadir masuk kantor di hari pertama.
"Saya dua kali melakukan pemeriksaan dan pengecekan semua pegawai yang ada di Kejari dan Cabjari. Ternyata masih saja ada staf dan jaksa yang tidak tepat waktu hingga sampai tidak masuk kantor di hari pertama. Sebanyak 20 staf dan jaksa. Saya sudah laporkan ke Pak Kajari," jelas Arifuddin Sakka.
Soal sanksi yang akan dijatuhkan ke staf dan jaksa yang bolos, Arifuddin menambahkan, sanksi adalah kewenangan dari pimpinan (Kajari), tapi yang jelas sanksinya berupa teguran tertulis sesuai PP 35 tentang kedisiplinan pegawai negeri sipil.
Sementara itu, pantauan BKM di Pengadilan Negeri Makassar, dari 10 terdakwa yang dihadirkan untuk menjalani sidang, tak satupun perkara korupsi yang disidangkan.(*)



Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

Usulan CPNS Dari Sulsel Ditolak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara RI

MAKASSAR, BKM -- Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menolak usulan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel bahkan dianggap salah menghitung sesuai format yang ditetapkan.

Kepala BKD Sulsel, Andi Murny Amien Situru, Kamis (25/8) seperti yang dilansir dari Kompas.com mengatakan, usulan CPNS yang dikirim pada 23 Agustus lalu harus dikirim ulang pada akhir September bersamaan dengan usulan CPNS dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel. "Ada beberapa formasi kepegawaian yang salah hitung, seperti tenaga penyuluh dan penempatan pejabat eselon IV," ungkapnya.
Dalam usulan CPNS sebelumnya, Pemprov Sulsel mengajukan 370 orang. Adapun jumlah yang diusulkan 24 kabupaten/kota mencapai 35.493 orang yang terdiri dari 19.032 tenaga guru, 5.568 tenaga kesehatan, dan 10.893 tenaga teknis.
Menurut Murny, BKD Sulsel siap merevisi kebutuhan PNS, termasuk mengakomodasi kekurangan tenaga pengajar untuk SD dan SMP Luar Biasa sebanyak 89 orang. Selain itu, pihaknya akan menghitung kembali kelebihan tenaga administrasi 438 orang dan kekurangan tenaga kesehatan 490 orang.



Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

UNM Bekukan 23 Lembaga Mahasiswa

-Larangan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan Opspek di seluruh fakultas UNM diabaikan sejumlah lembaga mahasiswa di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM.

Indikasinya, 2 Agustus 2011 lalu, sejumlah lembaga mahasiswa FBS UNM diketahui Opspek Ilegal pada mahasiswa baru (maba).
Buntutnya, sebanyak 23 lembaga kemahasiswaan di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) terhitung 26 Agustus sampai waktu yang tak ditentukan, dibekukan oleh pimpinan FBS UNM.
Dekan FBS UNM, Dr Kisman Salija MPd, didampingi Pembantu Dekan III FBS UNM, Drs Syukur Saud M Pd, mengungkapkan, pembekuan tersebut merupakan konsekwensi yang harus diterima lembaga kemahasiswaan atas pembangkangan yang dilakukannya.
Namun, Dr Kisman, menegaskan, pembekuan ini
bukan merupakan langkah untuk mematikan fungsi lembaga mahasiswa, namun dimaksudkan untuk menata semua lembaga mahasiswa di FBS UNM.
"Pembekuan tersebut lebih dikonsentrasikan untuk penataan lokasi. Langkah penataan ini maksudnya positif demi terciptanya suasana yang indah, karena jumlahnya yang cukup banyak," ungkap Dr Kisman, Senin (5/9), di ruang kerjanya.
Di sisi pendanaan, lanjut Kisman, jika lembaga terlalu banyak, pihak fakultas susah untuk mendanai. Selain itu kegiatan-kegiatan yang dilakukan hanya kegiatan tandikan antara satu lembaga dengan lainnya bukan menarik objek dari luar. Sampai saat ini masih banyak lembaga mahasiswa yang belum melaporkan laporan pertanggungjawaban lembaganya.
Sementara itu, Wakil Presiden Federasi Mahasiswa (Fema) FBS UNM, Darsono, mengungkapkan, langkah yang ditempu oleh pihak fakultas kurang tepat. lembaga yang disalahkan birokraksi tidak seharusnya langsung dibekukan tetapi bisa melalui jalur komunikasi mencari solusi terbaik, supaya tidak terjadi sekat berkepanjangan.
"Kurang tepat jika persoalan tersebut lembaga langsung dibekukan," katanya.
Darsono menuturkan, semestinya tetap ada lembaga karena tanpa lembaga mahasiswa, kegiatan mahasiswa tidak mampu berjalan. Solusi Ospek kemarin yang dilaksanakan bisa ditempuh jalan lain. Jika lembaga kemahasiswaan dibekukan FBS UNM akan pincang.
Dia berharap, birokrasi memberi kebijaksanaan, membuka jalan berkomunikasi, jangan langsung dibekukan, tetapi bangunlah suatu kerjasama yang baik.
Sementara itu, pada Senin (5/9) kemarin, Rektor UNM, Prof Dr Arismunandar MPd, mengunjungi FBS, dan memberikan motivasi khusus ke mahasiswa baru FBS.
Rektor berpesan, agar mahasiswa jangan meninggalkan tiga hal: yakni Jangan tinggalkan hati nurani, jangan ditinggal motivasi, dan jangan ditinggalkan semangat. (upeks)

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

ARSIP MEDIA SELAYAR

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend@yahoo.co.id-
CP-081 241 927 000-Media Selayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR