Penjaringan Calon Sekda di Kabupaten Kepulauan Selayar memasuki tahap verifikasi berkas dan tahapan wawancara serta tes kompetensi oleh Panitia. Sebanyak 9 nama ikut bertarung menjadi Sekda Selayar Dr. Ir. Marjani Sultan MSi dilantik menjadi Ketua Pengurus Daerah IKA SMANSA Makassar Kab. Kep. Selayar periode 2016 - 2019 Muh.Basli Ali Bupati Kep.Selayar Perintahkan Kepala Inspektorat Daerah Lakukan Audit Anggaran Makan-Minum Di Rsud KH.Hayyung Belum ada kejelasan waktu terkait adanya issu mutasi dan lelang jabatan eselon dua yang akan dilaksanakan oleh pemkab hingga saat iniREDAKSI MC-I DAN ADMIN BLOG INI MEMINTA MAAF ATAS TIDAK LANCARNYA UP-DATE INFORMASI AKIBAT GANGGUAN JARINGAN IT YANG DIGUNAKAN KIRIMKAN TERUS INFORMASI, KEJADIAN DAN BENCANA YANG TERJADI DISEKITAR ANDA MELALUI LAYANAN SMS ELSHINTA 081 180 6543 KIRIMKAN INFORMASI ANDA KE LAYANAN SMS 081241927000

Medianya Orang Selayar

Home » » Gubernur Minta Bank Sulselbar Lakukan Efisiensi

Gubernur Minta Bank Sulselbar Lakukan Efisiensi

Penulis Media Selayar on Jumat, 16 September 2011 | 20.20.00

Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan tegas meminta jajaran direksi Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melakukan efisiensi operasional meski tetap mempertahankan penetrasi di bidang keuangan.
"Operasional direktur utama dan jajaran direksi harus diturunkan. Tidak boleh ada biaya operasional yang tidak bermanfaat dan tidak mendatangkan kebaikan," kata Syahrul saat membuka rapat kerja Bank Sulselbar di Hotel Kenari kemarin.
Rapat kerja yang berlangsung pada 15-16 September ini untuk mendata dan membahas kinerja dari masing-masing kantor cabang, termasuk Bank Sulselbar Syariah. "Direksi sudah saatnya duduk bersama membicarakan langkah efisiensi yang harus diambil," kata Syahrul.
Di hadapan Direktur Utama Ellong Tjandra, Syahrul menegaskan bahwa efisiensi harus dilakukan, khususnya terhadap kegiatan yang tidak berhadapan langsung dengan bisnis keuangan.
Efisiensi pengeluaran terutama harus dilakukan untuk kegiatan operasional, seperti pembelian kendaraan, fasilitas operasional berlebihan, pembuatan brosur, belanja iklan, dan perjalanan di luar kedinasan.
"Tiga tahun ini banyak pengeluaran yang dilakukan Bank Sulselbar. Saya secara tegas meminta dilakukan efisiensi dengan mengurangi kegiatan yang tidak berhubungan pada bisnis keuangan," Syahrul menegaskan.
Dari sisi kinerja keuangan, Syahrul, yang juga Ketua DPD Partai Golkar, mendesak Bank Sulselbar melakukan pendekatan dengan pemerintah kabupaten. Tujuannya, agar dana pemerintah tidak perlu lagi disimpan di bank lain, tapi masuk ke kas Bank Sulselbar.
Menanggapi permintaan gubernur, Direktur Utama Bank Sulselbar Ellong Tjandra mengakui dalam tiga tahun terakhir ini terjadi pemborosan anggaran. Namun, kata dia, semua kegiatan itu mampu mengangkat kinerja dan nama Bank Sulselbar. "Kita ini dulu tidak terlalu dikenal oleh dunia perbankan dan masyarakat. Agar dikenal, diperlukan promosi dan inovasi yang luas dan besar-besaran," kata Ellong. Ia mencanangkan 2012 sebagai tahun efisiensi operasional, tanpa mengurangi investasi, pengembangan, dan penetrasi bisnis keuangan. | SULFAEDAR PAY
MAKASSAR -- Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan tegas meminta jajaran direksi Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melakukan efisiensi operasional meski tetap mempertahankan penetrasi di bidang keuangan.
"Operasional direktur utama dan jajaran direksi harus diturunkan. Tidak boleh ada biaya operasional yang tidak bermanfaat dan tidak mendatangkan kebaikan," kata Syahrul saat membuka rapat kerja Bank Sulselbar di Hotel Kenari kemarin.
Rapat kerja yang berlangsung pada 15-16 September ini untuk mendata dan membahas kinerja dari masing-masing kantor cabang, termasuk Bank Sulselbar Syariah. "Direksi sudah saatnya duduk bersama membicarakan langkah efisiensi yang harus diambil," kata Syahrul.
Di hadapan Direktur Utama Ellong Tjandra, Syahrul menegaskan bahwa efisiensi harus dilakukan, khususnya terhadap kegiatan yang tidak berhadapan langsung dengan bisnis keuangan.
Efisiensi pengeluaran terutama harus dilakukan untuk kegiatan operasional, seperti pembelian kendaraan, fasilitas operasional berlebihan, pembuatan brosur, belanja iklan, dan perjalanan di luar kedinasan.
"Tiga tahun ini banyak pengeluaran yang dilakukan Bank Sulselbar. Saya secara tegas meminta dilakukan efisiensi dengan mengurangi kegiatan yang tidak berhubungan pada bisnis keuangan," Syahrul menegaskan.
Dari sisi kinerja keuangan, Syahrul, yang juga Ketua DPD Partai Golkar, mendesak Bank Sulselbar melakukan pendekatan dengan pemerintah kabupaten. Tujuannya, agar dana pemerintah tidak perlu lagi disimpan di bank lain, tapi masuk ke kas Bank Sulselbar.
Menanggapi permintaan gubernur, Direktur Utama Bank Sulselbar Ellong Tjandra mengakui dalam tiga tahun terakhir ini terjadi pemborosan anggaran. Namun, kata dia, semua kegiatan itu mampu mengangkat kinerja dan nama Bank Sulselbar. "Kita ini dulu tidak terlalu dikenal oleh dunia perbankan dan masyarakat. Agar dikenal, diperlukan promosi dan inovasi yang luas dan besar-besaran," kata Ellong. Ia mencanangkan 2012 sebagai tahun efisiensi operasional, tanpa mengurangi investasi, pengembangan, dan penetrasi bisnis keuangan. | SULFAEDAR PAY


Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi
Share this article :

0 KOMENTAR TRENDERS:

Poskan Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

ARSIP BERITA MEDIA SELAYAR

PEMBACA MEDIA SELAYAR

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend@yahoo.co.id-
CP-081 241 927 000-Media Selayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR