MARI KITA MERIAHKAN HARI JADI-411 SELAYAR 29 NOPEMBER 2016 REDAKSI MEDIA CONTREND SELAYAR DAN ADMIN BLOG MEDIA SELAYAR MEMINTA MAAF ATAS TIDAK LANCARNYA UP-DATE INFORMASI AKIBAT GANGGUAN JARINGAN IT YANG DIGUNAKAN KIRIMKAN TERUS INFORMASI, KEJADIAN DAN PERISTIWA YANG TERJADI DISEKITAR ANDA MELALUI LAYANAN SMS ELSHINTA 081 180 6543 KIRIMKAN INFORMASI LIPUTAN ANDA KE LAYANAN SMS MEDIA SELAYAR 081241927000

TOP THIS BLOG

Media Selayar. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Media Selayar

Medianya Orang Selayar

2011,Wakil Kepala Daerah Ditunjuk Langsung

Penulis Media Selayar on Sabtu, 26 Juni 2010 | 00.28.00

2011,Wakil Kepala Daerah Ditunjuk Langsung: "2011,Wakil Kepala Daerah Ditunjuk Langsung PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 15:56
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share

MC-I.Kementerian Dalam Negeri menargetkan revisi Undang-undang No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya terkait pasal tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, rampung paling lambat akhir 2010.


Dengan demikian,revisi UU 32 bisa disahkan dan diberlakukan 2011 mendatang. Salah satu pasal penting yang direvisi, yakni pemisahan pemilihan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kemungkinan, wakil kepala daerah akan ditunjuk langsung oleh kepala daerah, dalam hal ini gubernur atau bupati. Opsi lainnya, yakni wakil kepala daerah ditunjuk Presiden dan diangkat dari kalangan pejabat struktural pemerintahan. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada Seputar Indonesia mengatakan, pihaknya masih menunggu pembahasan revisi terhadap UU 32/2004 oleh DPR. Banyak pasal yang mesti dipertimbangkan, khususnya mengenai pemilihan gubernur dan wakil gubernur.


”Pembahasannya masih ditunggu karena UU 32 masih dalam tahap revisi.Banyak pasal yang sedang dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan kondisi kekinian,” jelasnya di Celebes Convention Centre (CCC),kemarin. Wacana penunjukan wakil kepala bermula dari banyaknya konflik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terjadi dalam Pilkada. Hal tersebut berimbas pada tidak harmonisnya roda pemerintahan. Selain membahas mengenai pemilihan wakil kepala daerah,revisi UU 32/2004 juga mempertimbangkan kemungkinan penunjukan langsung gubernur oleh presiden. Hal ini sebagai penjabaran gubernur selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah yang diperkuat dengan terbitnya PP No 19/2010 tentang Kewenangan Gubernur.


Opsi lainnya, yakni pemilihan gubernur dikembalikan pada mekanisme pemilihan tidak langsung. Gubernur akan kembali dipilih DPRD sebagaimana sebelum diberlakukannya UU No 32/2004. Gamawan Fauzi mengungkapkan, bulan ini Kemendagri akan menyerahkan hasil evaluasi dan grand desain revisi UU No 32/2004.Meski demikian, pembahasan sepenuhnya tergantung pada kesiapan DPR RI.Apalagi,saat ini seluruh anggota legislatif dalam masa reses.


”Pembahasan tergantung penuh pada legislatif. Kalau memang cepat dilakukan, target perampungannya tahun ini bisa terpenuhi sehingga pengesahannya bisa dilakukan awal 2011 mendatang,”pungkasnya. (abriandi)/repro-sindo.com

- Sent using Google Toolbar"

2 Kali Terpilih Langsung, 5 Bupati Cetak Sejarah

2 Kali Terpilih Langsung, 5 Bupati Cetak Sejarah: "2 Kali Terpilih Langsung, 5 Bupati Cetak Sejarah PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 16:21
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
Dua Kali Terpilih Langsung, Lima Bupati Cetak Sejarah
Bupati Gowa, Bulukumba, Selayar, Soppeng dan Luwu Timur
MC-I. Pemilihan kepala daerah (pilkada) di 10 kabupaten di Sulawesi Selatan berlangsung secara serentak Rabu, 23 Juni 2010, mencatat sejumlah sejarah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pilkada di Sulsel, lima bupati terpilih dalam pemilihan umum langsung secara berturut-turut dua kali.
Meski masih harus menunggu terlebih dahulu hasil rekapitulasi manual resmi dari KPU masing-masing, namun hasil penghitungan cepat atau quick count yang digelar sejumlah lembaga survei sudah bisa menjadi dasar untuk menentukan kemenangan. Pengalaman selama ini, hasil quick count tidak jauh berbeda dengan rekapitulasi manual KPU tentang hasil akhir pilkada.
Kelima bupati atau incumbent yang berhasil terpilih kembali adalah Ichsan Yasin Limpo yang kembali berpasangan Abd Razak Badjidu di Gowa, AM Sukri A Sappewali yang menggandeng Abd Rasyid Sarehong di Bulukumba, Syahrir Wahab yang berpasangan dengan Saiful Arif di Selayar. Kemudian HA Soetomo yang berpasangan dengan Aris Muhammadia di Soppeng dan Andi Hatta Marakarma dengan Muh Thoriq Husler di Luwu Timur.
Berdasarkan hasil quick count versi Jaringan Suara Indonesia (JSI) untuk pilkada Gowa, menempatkan pasangan Ahmad Pidris Zain-Abd Ravy Rasyid memperoleh 2,19 persen (1.841 suara), Andi Maddusila A Idjo-Jamaluddin Rustam 40,7 persen (34.282 suara), Bau Turung-Burhanuddin Matakko 1,02 persen (859 suara) dan Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu pada posisi teratas dengan56,1 persen (47.258 suara).
Selain itu, berdasarkan hasil real count versi Pusat Informasi Pemilukada (PIP) Gowa, hasil sementara menyebutkan Pidris-Ravy 0,90 persen (6.173 suara), Maddusila-Jamaluddin Rustam 41 persen (133.172 suara), Bau Turung-Burhanuddin Matakko 0,69 persen (2.252 suara) dan Ichsan-Razak Badjidu 56,49 persen (183.187 suara). Input hasil penghitungan versi PIP ini berasal dari 995 TPS yang ada di Gowa.
Sedangkan berdasarkan real count versi KPU Gowa sendiri, untuk sementara hingga pukul 13.49 Wita, kemarin, perolehan Pidris-Ravy 1,87 persen (3.301 suara), Maddusila-Jamaluddin Rustam 39,55 persen (69.976 suara), Bau Turung-Burhanuddin Matakko 0,61 persen (1.075 suara) dan Ichsan YL-Razak 57,97 persen (102.559 suara). Dari 995 TPS yang ada, yang masuk 527 TPS.
Berdasarkan hasil penghitungan, baik yang dikeluarkan lembaga survei JSI, PIP maupun KPU, menurut sejumlah kalangan di Gowa, pasangan Ichsan-Razak kembali unggul pada pilkada kali ini. Jika hasil quick count lembaga survei ini tidak bergeser dari hasil penghitungan manual KPU, maka Ichsan YL berhasil mencetak sejarah pertama sebagai bupati yang dua kali terpilih langsung oleh rakyat Kabupaten Gowa.
Ichsan Yasin Limpo kepada wartawan usai berziarah ke makam Syekh Yusuf, Sultan Hasanuddin dan makam ayahnya, H Yasin Limpo, Kamis (24/6), siang, menjelaskan, soal mencapai target atau tidak, itu hanya persoalan teknis saja. Hanya disebabkan karena cosh suaranya (massa rill Ichsan) banyak yang hilang.
Penyebabnya, kata Ichsan, antara lain karena banyak warga yang tidak menerima undangan pemilih dan hilang dari daftar DPT (daftar pemilih tetap), padahal tercatat dalam DPS (daftar pemilih sementara).
'Jika kita berbicara target suara hingga 70 persen dengan partisipasi pemilih hingga 80 persen, sebenarnya itu bukan sasaran saya yang utama. Sebenarnya, sasaran itu dapat kita capai. Sebab itu hanya pertanda sebuah keambisiusan saja. Namun bagi saya, target ini tidak tercapai karena banyaknya cosh suara saya yang hilang,' katanya.
Di Bonto-bontoa, menurut dia, 170 suaranya hilang dan rata-rata mantan pejabat yang tidak dapat panggilan. 'Kemudian sebanyak 907 suara di salah satu desa Pattallassang, juga hilang dan semuanya pendukung saya,' ungkap Ichsan setelah mendeteksi turunnya prosentase suara yang diperolehnya.
Terkait banyaknya tingkat kehilangan suara dan berkurangnya partisipasi masyarakat untuk memilih, seratusan massa IYL-Baji mendatangi KPU Gowa, kemarin. Kedatangan mereka di kantor penyelenggara pilkada itu hanya untuk menanyakan faktor penyebab hilangnya hak memilih ratusan warga Gowa.
Pasca pemilihan kemarin, ratusan aparat pengamanan dikerahkan untuk melakukan pengamanan standar. Dari 750 personil yang diturunkan selama pilkada ini, kini kekuatan itu BKO (bawah komando operasi) meliputi 1 kompi Dalmas dari Polwiltabes serta 1 SSK Brimob. Titik pengamanan meliputi semua PPK, kantor KPU, DPRD, Pemkab serta kantor Panwas pilkada. 'Pengamanan ini ditingkatkan guna mencegah kemungkinan yang bisa saja terjadi pasca pilkada kemarin,' kata Kapolresta Gowa, AKBP Rudi Hananto, yang dihubungi via telepon, kemarin.

- Sent using Google Toolbar"

Syahrul, Ada Provokator

Syahrul, Ada Provokator: "Syahrul, Ada Provokator PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 16:14
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
MC-I. Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, mensinyalir adanya upaya-upaya dari kelompok tertentu untuk menyulut perpecahan di Tanah Toraja. Karena itu ia meminta masyarakat Toraja agar tidak terprovokasi.
'Ada yang sengaja menyulut perpecahan. Ada provokator. Saya harap masyarakat Toraja menahan diri dan menyerahkan semua pada proses hukum,' terang Syahrul, sekembali dari kunjungan ke lokasi kerusuhan di Toraja, kemarin.
Syahrul bersama rombongan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Adang Rochjana gagal mendarat di Toraja dengan helikopter karena terhalang cuaca buruk. Kabut tebal yang menyelimuti sebagian wilayah Toraja membuat rombongan terpaksa kembali ke Makassar.
Heli sempat berputar beberapa kali di wilayah Makale, Enrekang bahkan hingga Majene, namun tidak menemukan tempat pendaratan yang aman. Jarak pandang pilot dilaporkan terhalang kabut tebal.
Lanjut Syahrul, berpesan agar seluruh tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama setempat dapat dikumpulkan segera, agar kondisi tersebut tidak berkembang lebih luas. Dia menegaskan, bagi calon yang melakukan tindakan pidana pemilu, tentu akan ada proses hukum.
'Termasuk penggeraknya yang akan menjadi orang yang paling bertanggung jawab,' tegasnya.
Dikatakan Syahrul, kondisi di Tator pasca pemilukada sudah mulai dapat terkendali hingga Kamis (24/6). Namun begitu kelompok massa masih tetap bergerombol.
'Kita berupaya melakukan pendekatan-pendekatan persuasif, sehingga suasana di daerah itu bisa tetap kondusif,' katanya.
Pengamanan di sana sudah terkendali hingga siang, namun kembali bergolak usai Magrib malam tadi. Back-up TNI juga sudah dilakukan untuk menurunkan eskalasi.
'Kita harap ada pemulihan situasi agar kecemasan bisa diatasi kepolisian, kodim dan lainnya,' harap Syahrul.

Mendagri Pantau Pilkada Sulsel

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memantau pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di 10 kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. pelaksanaan Mendagri mengatakan, ia memantau jalannya proses pemilihan hingga sore hari saat hari H pelaksanaan pemilukada.
Ia mengaku banyaknya persoalan yang muncul dalam pemilukada yang berpotensi menimbulkan konflik. 'Saya berharapgubernur dan kapolda serta jajaran muspida di daerah ini bisa menyelesaikan persoalan pilkada dengan baik,' harapnya Kamis (24/6) di Celebes Convention Centre (CCC). (reproBKM)

- Sent using Google Toolbar"

Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya

Penulis Media Selayar on Jumat, 25 Juni 2010 | 23.54.00

Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya: "2011,Wakil Kepala Daerah Ditunjuk Langsung PDF Print
Friday, 25 June 2010
MAKASSAR (SI) – Kementerian Dalam Negeri menargetkan revisi Undang-undang No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya terkait pasal tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, rampung paling lambat akhir 2010.


Dengan demikian,revisi UU 32 bisa disahkan dan diberlakukan 2011 mendatang. Salah satu pasal penting yang direvisi, yakni pemisahan pemilihan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kemungkinan, wakil kepala daerah akan ditunjuk langsung oleh kepala daerah, dalam hal ini gubernur atau bupati. Opsi lainnya, yakni wakil kepala daerah ditunjuk Presiden dan diangkat dari kalangan pejabat struktural pemerintahan. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada Seputar Indonesia mengatakan, pihaknya masih menunggu pembahasan revisi terhadap UU 32/2004 oleh DPR. Banyak pasal yang mesti dipertimbangkan, khususnya mengenai pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

”Pembahasannya masih ditunggu karena UU 32 masih dalam tahap revisi.Banyak pasal yang sedang dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan kondisi kekinian,” jelasnya di Celebes Convention Centre (CCC),kemarin. Wacana penunjukan wakil kepala bermula dari banyaknya konflik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terjadi dalam Pilkada. Hal tersebut berimbas pada tidak harmonisnya roda pemerintahan. Selain membahas mengenai pemilihan wakil kepala daerah,revisi UU 32/2004 juga mempertimbangkan kemungkinan penunjukan langsung gubernur oleh presiden. Hal ini sebagai penjabaran gubernur selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah yang diperkuat dengan terbitnya PP No 19/2010 tentang Kewenangan Gubernur.

Opsi lainnya, yakni pemilihan gubernur dikembalikan pada mekanisme pemilihan tidak langsung. Gubernur akan kembali dipilih DPRD sebagaimana sebelum diberlakukannya UU No 32/2004. Gamawan Fauzi mengungkapkan, bulan ini Kemendagri akan menyerahkan hasil evaluasi dan grand desain revisi UU No 32/2004.Meski demikian, pembahasan sepenuhnya tergantung pada kesiapan DPR RI.Apalagi,saat ini seluruh anggota legislatif dalam masa reses.

”Pembahasan tergantung penuh pada legislatif. Kalau memang cepat dilakukan, target perampungannya tahun ini bisa terpenuhi sehingga pengesahannya bisa dilakukan awal 2011 mendatang,”pungkasnya. (abriandi)


covermakasar


- Sent using Google Toolbar"

Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya

Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya: "Rusuh Pilkada Tana Toraja Berlanjut PDF Print
Friday, 25 June 2010
Image

GAGAL TERBANG: Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (dua dari kiri) didampingi Muspida Sulsel gagal mendarat di Bandara Pongtiku di Tanah Toraja karena cuaca buruk.


MAKALE (SI)–Kerusuhan pascapencoblosan Pilkada Tana Toraja (Tator) berlanjut,kemarin. Konflik horizontal antarpendukung kandidat tak terhindarkan dan semakin memanas.

Akibat bentrokan,satu orang tewas dan dua lainnya kritis. Bentrokan antara dua kubu berbeda terjadi di Jalan Bhayangkara, depan Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Tator, sekitar pukul 19.00 Wita. Massa yang ingin menduduki Rujab Bupati Toraja diadang ribuan warga. Korban tewas adalah Palino,26, yang terkena anak panah di bagian dada tembus ke punggungnya.Karena luka yang dideritanya, Palino yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan, meninggal di lokasi bentrokan. Dua warga yang luka parah,yakni Irwandi Pasia, 38, yang terkena peluru senapan burung pada bagian mata dan Nusran, 37 yang terkena sabetan senjata tajam pada lengan tangan kanannnya dan nyaris putus. Keduanya kini dirawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit (RS) Paku Fatimah,Makale.

Diduga kuat, kerusuhan kemarin merupakan lanjutan dari aksi sehari sebelumnya. Massa yang tidak puas atas pelaksanaan Pilkada Tator merusak sejumlah bangunan fasilitas pemerintah.Secara sporadis ribuan warga,yang diduga pendukung kandidat Pilkada Tator, menyerang Kantor KPU, Panwas, Rujab Ketua DPRD,Kantor DPD II Golkar Tator, sejumlah kantor camat, dan membakar surat suara hasil pencoblosan. Kerusuhan susulan kemarin berawal sekitar pukul 17.00 Wita saat ratusan orang menggelar aksi di depan kantor KPU. Massa yang menggunakan ikat kepala merah berorasi,membakar ban bekas,serta memblokir Jalan Tritura. “Kami mendesak digelarnya pilkada ulang karena banyak kecurangan yang selama penyelenggaraan pilkada hingga proses pencoblosan,” kata Nores, salah seorang perwakilan massa saat berorasi.

Gelombang massa membawa balok kayu, bambu runcing, dan senjata tajam terus bertambah. Target mereka adalah menduduki Rujab Bupati Tator. Saat di depan Gedung DPRD, massa sempat tertahan barikade polisi. Namun, karena kalah jumlah, massa berhasil menerobos pagar betis personel polisi. Massa yang berjalan kaki terus bergerak hingga diadang massa tandingan di depan Rujab Ketua DPRD, sekitar 400 meter dari rujab bupati. Saling lempar batu tak terhindarkan yang berlangsung sekitar tiga jam.Api sempat terlihat membakar rujab ketua DPRD, beruntung bisa dipadamkan.Akibat perang batu itu, rumah warga yang berada di sekitar lokasi kerusuhan rusak terkena lemparan batu. Di lokasi itulah korban tewas dan luka mengalami nasib naas. “Tiba-tiba saja, mata saya terkena peluru.

Saya tidak tahu pelakunya namun kemungkinan dari pihak lawan,”kata Irwandi kepada wartawan di rumah sakit. Korban luka lain yang dirawat di tempat berbeda, RSUD Lakipadada, yakni Aris, 20 (luka di mata kanan),Markus Berang, 48 (robek alis mata),Andung T Sulle, 34 (terkena peluru senapan burung di telapak tangan), Yunus Sandi, 40 (luka robek di kepala). Bentrokan itu baru bisa diatasi saat dua peleton personel polisi dari polres Barru tiba di lokasi dan menghalau kedua kubu. Agus,anggota relawan Sikamali pasangan cabup-cawabup Nicodemus Biringkanae- Kendek Rante, mengatakan, aksi tersebut merupakan spontanitas warga yang kecewa dengan penyelenggaraan Pilkada Tator.

Menurutnya,aksi ini akan terus berlanjut hingga tuntutan dan tujuan massa tercapai. Beberapa tuntutannya adalah Bupati Tator Johanis Amping Situru mundur dari jabatannya dan digelarnya pilkada ulang. Hingga pukul 24.00 Wita, belum ada keterangan resmi dari pihak keamanan maupun pemerintah daerah terkait kerusuhan susulan di Kota Makale.

BKO Brimob

Sebelumnya,Wakapolres Tana Toraja Kompol Andi Yoseph Enoch mengatakan, tambahan personel di antaranya dari Brimob Baebunta, Luwu Utara sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK),BKO Polres Enrekang dan Parepare sebanyak satu peleton dan Polres Barru sebanyak dua peleton.“BKO dari Brimob Baebunta dan Polres Enrekang serta Parepare sudah tiba kemarin.Kami masih menunggu datangnya pasukan BKO dari Polres Barru yang sementara dalam perjalanan menuju Tator,” kata Wakapolres.

Wakapolres mengatakan, hingga saat ini Polres Tator masih menyelidiki penyebab terjadinya kerusuhan di kota Makale dan sejumlah kecamatan Rabu malam lalu. Dari penyelidikan sementara,kerusuhan tersebut ditengarai akibat ketidakpuasan atas penyelenggaraan pilkada di Tator dibarengi banyaknya pelanggaran-pelanggaran.“Selain merusak sejumlah fasilitas pemerintah,massa juga membakar kertas suara dan merusak kantor camat di enam kecamatan saat kerusuhan terjadi,”katanya. Terpisah,Wakil Bupati TatorAP Popang menyatakan, sudah menggelar rapat bersama muspida guna menjaga kondisi Tator tetap kondusif.

Dia juga meminta aparat keamanan untuk tetap menjaga titi-titik yang dianggap rawan pasca pencoblosan pilkada Tator. Langkah persiapan terbukti tidak cukup efektif dengan terjadinya kerusuhan susulan kemarin. (joni lembang)


- Sent using Google Toolbar"

Fajar Metro News : Perjudian dan Pertaruhan Dari Pemilukada hingga Piala Dunia

Fajar Metro News : Perjudian dan Pertaruhan Dari Pemilukada hingga Piala Dunia: "Perjudian dan Pertaruhan Dari Pemilukada hingga Piala Dunia

Oleh: Sakka Pati (Dosen Fakultas Hukum Unhas)
Ada saja hal-hal yang membuat seseorang tertarik atau bahkan merasa wajib untuk bertaruh. Mulai dari hal-hal kecil atau hiburan sampai kancah perpolitikan, tidak luput menjadi objek taruhan. Sekadar iseng atau bahkan dijadikan sebagai sumber pendapatan jika dilakukan dalam skala besar. ////////////

Bagi sebagian orang, taruhan mungkin diangggap hal biasa dan tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Padahal, tanpa sadar mereka telah melakukan perjudian/pertaruhan karena pada esensinya mereka mengharapkan sesuatu dari peruntungan belaka.

Perjudian dan/atau pertaruhan adalah perbuatan yang melanggar hukum yang kadang orang tidak sadar atau tidak mau tahu kalau itu sesuatu yang melanggar.

Perkembangan media dewasa ini juga menjadi faktor pendukung kemudahan transaksi atau persetujuan yang dilakukan oleh para petaruh, yaitu cukup melalui sebuah pesan singkat atau media lain tanpa harus bertemu langsung dengan lawan taruh.

Taruhan yang dipasang pun beraneka macam, baik dalam bentuk nominal rupiah, atau jenis kesepakatan lain. Dilakukan secara individual atau terorganisasi oleh sebuah media penyelenggara.

Hangatnya kancah politik dengan pelaksanakaan pemilukada di 10 kabupaten di Sulawesi Selatan menjadi salah satu pilihan objek taruhan yang banyak diminati.

Yang menjadi fokus taruhan tentunya siapa yang akan menjadi pemenang pemilukada pada daerah tertentu, atau apakah pemilukada dimenangkan dengan satu kali putaran atau dua kali putaran dengan rancangan teknis bertaruh yang telah disepakati.

Sungguh ironis memang jika penentuan nasib daerah lima tahun ke depan dijadikan objek pertaruhan. Tidak jarang taruhan dilakukan dalam jumlah besar antarpendukung kandidat kepala daerah, maupun masyarakat yang mempertaruhkan hasil pemilukada di daerahnya.

Rabu 23 Juni hari ini menjadi penentuan bagi para petaruh politik ini untuk menantikan hasil taruhannya dengan harap-harap cemas, apakah jagoannya menang atau kalah dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Sungguh memprihatinkan kalau yang melatarbelakangi memberikan hak suaranya adalah dengan alasan kandidat yang dijagokan memperoleh suara sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan kualitas dari kandidat kepala daerah dan wakil kepala daerahnya.

Tidak kalah menarik dan semarak dua pekan terakhir ini adalah demam Piala Dunia yang merebak hampir di seantero dunia. Negara yang tidak mempunyai peserta piala dunia pun ikut larut dalam suasana World Cup South Afrika.

Indonesia misalnya, hampir di semua tempat menyajikan nuansa Piala Dunia dengan beraneka atribut, mulai dari pusat perbelanjaan, permukiman, bahkan tak urung sampai di warung-warung kopi.

Sayang, hal itu juga menjadi objek jualan terlaris bagi segelintir orang yang memanfaatkan momen Piala Dunia sebagai ajang taruhan. Tidak sedikit orang yang sebelumnya tidak mengerti seluk-beluk pertaruhan, turut mengambil bagian dengan dalih sekadar iseng.

Perspektif Hukum

Dalam KUH Perdata, perjudian dan pertaruhan dikategorikan sebagai perjanjian untung-untungan, yaitu suatu perbuatan yang hasilnya mengenai untung ruginya, baik bagi semua pihak maupun bagi sementara pihak, bergantung pada suatu kejadian yang belum tentu.

Perjudian/ pertaruhan pada dasarnya merupakan suatu perjanjian seperti halnya perjanjian-perjanjian lain yang objeknya adalah harta kekayaan.

Hanya saja, perjanjian semacam ini tidak mendapat perlindungan hukum yang sama dengan perjanjian-perjanjian lainnya, sehingga apabila ada orang yang berutang karena judi, maka secara hukum si berpiutang tidak mendapat perlindungan hukum atas tagihan piutangnya terhadap si berutang.

Jadi walaupun si berutang tidak mau membayarnya, si berpiutang tidak dibenarkan secara hukum untuk menggugat kepada si berutang, tapi jika si berutang telah membayarnya, maka si berutang tidak dapat memintanya kembali dari si berpiutang.

Hal ini tentu berbeda dengan perjanjian-perjanjian lainnya, karena utang judi memang secara hukum tidak wajib dibayar, karena dalam hukum perjanjian perjudian ini biasa disebut dengan perjanjian alamiah.

Perjudian diartikan sebagai orang yang melakukan perjanjian turut langsung terlibat dalam suatu permainan/pertandingan, sementara makna pertaruhan adalah orang yang bertaruh tidak terlibat langsung dalam suatu permainan tetapi bertaruh atas hasil permainan/pertandingan orang lain.

Dalam KUH Pidana, istilah perjudian dan pertaruhan disamakan maknanya (Pasal 303 ayat 3) bahwa 'yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir.

Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya'.

Dalam hal perjudian atau pertaruhan diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah, barangsiapa tanpa mendapat izin; dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu;

dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu, dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara;

menjadikan turut serta pada permainan judi seperti pencarian. Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya, maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu.

Selanjutnya diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah; barang siapa menggunakan kesempatan main judi yang diadakan dengan melanggar ketentuan Pasal 303, dan barangsiapa ikut serta main judi di jalan umum atau di pinggir jalan umum, atau di tempat yang dapat dikunjungi umum,

kecuali ada izin dari penguasa yang berwenang yang telah memberi izin untuk mengadakan perjudian itu. Bahkan ancaman hukumannya bisa lebih berat jika perjudian itu dilakukan oleh orang sudah pernah dihukum sebelumnya karena perjudian.

Dalam agama Islam sebenarnya juga sangat dilarang untuk berjudi, karena walaupun ada manfaat tapi mudharatnya jauh lebih besar. Perjudian ini dilarang seperti halnya dilarangnya minuman keras.

Dengan adanya konsekuensi hukum akibat pertaruhan, sebaiknya menjadi penyadaran bagi khalayak untuk tidak lagi berjudi/bertaruh dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun. Karena akibat dari perjudian/pertaruhan mungkin akan lebih besar jika dibanding dengan hasil dari taruhan. Belum lagi konsekuensi tanggung jawab moral sebagai warga masyarakat. (*)


- Sent using Google Toolbar"

Fajar Metro News : Incumbent dan Golkar

Fajar Metro News : Incumbent dan Golkar: "Incumbent dan Golkar
Pemilukada serentak 10 kabupaten di Sulsel baru saja berlangsung Rabu 23 Juni lalu. Seperti biasanya, hasil quick count langsung dipublikasikan oleh lembaga survei.

Demikian halnya, kemarin Fajar telah memberitakan hasil quick count Jaringan Suara Indonesia (JSI). Hasilnya menegaskan dua hal, yaitu lebih banyak incumbent yang kemungkinan besar tetap unggul, dan Partai Golkar menunjukkan dominasi melalui pasangan yang diusungnya.

Hasil resmi tentu saja memang harus menunggu real count yang dilakukan oleh KPUD masing-masing daerah. Namun dari fenomena tersebut kita dapat menggarisbawahi beberapa hal.

Pertama tentang kemenangan incumbent. Harapan kita, kemenangan incumbent benar-benar merupakan cerminan dari keberhasilannya dalam membangun daerah sehingga kembali memperoleh kepercayaan masyarakat pemilih.

Memang dapat pula dikatakan bahwa kemenangan incumbent terutama karena ditopang oleh perangkat-perangkat pemerintahan yang secara tidak langsung dapat digunakannya untuk mendukung langkah-langkahnya untuk kembali menduduki jabatan periode kedua. Lebih-lebih lagi lima tahun masa pemerintahannya pada periode awal dapat merupakan masa “kampanye panjang” untuk meraih simpati masyarakat.

Namun 'teori' ini tentu tidak sepenuhnya berlaku, sebab buktinya beberapa incumbent lain justru gagal. Itu berarti bahwa kekuatan dan keunggulan incumbent itulah yang merupakan penentu utama.
Selanjutnya mengenai dominasi pasangan-pasangan usungan Partai Golkar.

Berdasarkan hasil quick count sudah bisa diperkirakan Partai Golkar masih menunjukkan eksistensi karena dominasinya di Sulsel. Diperkirakan, 70 persen kemenangan Pemilukada Sulsel kali ini diraih oleh Partai Golkar.

Tentu saja ini merupakan modal bagi Partai Golkar. Kenyataan ini menunjukkan bahwa eksistensi Golkar Sulsel sebenarnya berada di atas eksistensinya secara nasional. Akankah Golkar mengambil pelajaran dari sini dan mencoba melihat Golkar Sulsel sebagai model nasional? Jawabnya tentu terpulang pada Partai Golkar sendiri, yang saat ini secara nasional terus mendapat gempuran kritik dan cenderung mengalami penurunan simpati.

Pemilukada Sulsel telah selesai dengan gambaran hasil secara umum sebagaimana telah dikemukakan. Harapan kita yang lain adalah agar Pemilukada tersebut bernar-benar berjalan bersih. Semoga tidak ada kasus-kasus hukum yang berarti, yang bukan hanya membuat penyelenggaraan Pemilukada mengalami kisruh, tapi juga agar tidak mencoreng wajah kita sendiri, wajah Sulawesi Selatan.

Kita perlu menjadikan proses Pemilukada sebagai proses demokrasi yang tidak menggerus habis energi kita tanpa hasil positif dan nyata dirasakan oleh rakyat.

Pemilukada yang rata-rata sudah dilakukan dua kali oleh setiap daerah seluruh Indonesia, seharusnya sudah cukup menjadi pelajaran berharga, yang akan mengantar kita pada Pemilukada berikutnya, yang lebih baik, lebih efisien dan lebih bermanfaat bagi rakyat.

Pemilukada berikutnya sudah seharusnya tidak lagi membawa kita pada ketegangan-ketegangan yang menguras banyak energi, memboroskan biaya besar-besaran lalu pada akhirnya menuntut pengembalian modal melalui tindakan korup dengan kekuasaan. Semoga. (*)


- Sent using Google Toolbar"

Fajar Metro News : Antar Pendukung Saling Lempar Batu

Fajar Metro News : Antar Pendukung Saling Lempar Batu: "Antar Pendukung Saling Lempar Batu
GOWA-- Aksi unjuk rasa di depan kantor KPU Gowa juga Jumat malam, 25 Juni, ricuh. Bahkan pendukung pasangan Ichsan Yasin Limpo (IYL) dan Razak Bajidu sempat saling lempar batu tak jauh dari Kantor KPU. Aksi itu dipicu ketika pendukung IYL bergerak menuju KPU dan berpapasan dengan massa pendukung calon lain yang sejak sore tadi melakukan unjuk rasa.

Pendukung IYL, yang bergerak sekira pukul 17.30 Wita dari arah barat KPU baru hanya berjarak sekira 200 meter. Entah siapa yang memulai, batu dari kedua kubu berseberangan itu pun saling serang. Petugas kepolisian dari Polrestas Gowa, Polwiltabes dan Brimob turun tangan menghalau aksi tersebut.

Belum ada informasi apakah ada yang terluka atau tidak. Yang jelas saat ini, kubu pasangan IYL telah kembali ke poskonya. Yang tersisa pendukung pasangan Maddusila- Jamaluddin Rustan masih betah berorasi di depan kantor KPU.

Permintaannya tetap sama. Mereka meminta hasil verifikasi berkas IYL ditunjukkan. Massa juga mendesak agar bagian pokja verifikasi data dihadirkan untuk berkomunikasi dengan demonstran. Aksi unjuk rasa memacetkan arus lalu lintas di Jl Mallombasang. Arus lalu lintas untuk sementara dialihkan ke arah lapangan Syekh Yusuf. (eka/nin)

- Sent using Google Toolbar"

Fajar Metro News : Pilkada di Sulsel Rawan Korupsi

Fajar Metro News : Pilkada di Sulsel Rawan Korupsi: "Pilkada di Sulsel Rawan Korupsi
Oleh: Prof. DR. H.A. Karim Saleh

PILKADA yang dilaksanakan pada setiap provinsi, kabupaten/kota adalah merupakan konsekuensi amandemen undang-undang 1945 dan telah melahirkan UU No.32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Di dalam UU No. 32 tahun 2004 terdapat pasal 56 sampai dengan 119 tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Fakta menunjukkan bahwa aparat Pemda, KPUD, LSM, Partai Politik perlu memahami dan perlu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang isi dan makna pasal 56 sampai dengan pasal 119 Undang Undang No. 32 tahun 2004. Tapi, pertanyaan yang muncul di masyarakat adalah darimana calon Bupati dan calon wakil bupati memperoleh dan mengumpul uang minmal Rp. 3-5 M untuk pilkada Bupati/ walikota. Pasal 83 ayat 2 menjelaskan pasangan calon wajib membuka rekening khusus untuk dana kampanye dan didaftarkan ke KPUD.

Selanjutnya pasal 83 ayat 3 menjelaskan sumbangan dana kampanye dari perorangan dilarang melebihi Rp. 50 juta dan dari badan hukum swasta dilarang melebihi Rp. 350 juta. Untuk mengumpul uang Rp. 3-5 M harus mengumpul dari 60 sampai 100 orang dan dari badan hukum sebanyak 10 sampai 20 badan hokum. Para calon mencari sponsor dengan mengiming-iming memberikan proyek APBD setelah menang pilkada atau kerjasama proyek investasi swasta.

Disadari atau tidak bagi calon Bupati bersama pasangan akan menghadapi tiga resiko yaitu : (1). Resiko rugi (2). Resiko balas jasa kepada sponsor (3) resiko berpotensi korupsi karena selama 5 tahun selalu berusaha menutupi uang kampanyenya.

Informasi yang penulis kumpulkan dari beberapa kabupaten adalah (1) partai politik memasang pintu pengusungan calon adalah tarif bersaing antar partai. Bagi calon bupati harus bersaing membayar ke partai untuk memenuhi syarat seabagai calon harus di dukung 5-7 kursi. Ini berarti setiap calon menyelesaikan urusan partai untuk sejumlah besar uang agar resmi menjadi calon Bupati. Kalau ada 3-5 calon Bupati maka partai akan menaikan tarif harga kursinya.

Pilkada adalah merupakan konsekwensi hukum undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang Otonomi Daerah dimana campur tangan Pemerintah Pusat sangat terbatas. Berlainan dengan partai-partai ternyata campur tangan pengurus partai pusat dan provinsi sangat besar yang berakibat harga kursi makin tinggi. Hal ini tidak diatur dalam pasal-pasal pemilihan kepala daerah, seharusnya partai partai politik juga harus menerapkan otonomi partai di Kabupaten.
Sudah menjadi model pada setiap pilkada yaitu pengurus pusat dan propinsi melakukan survey calon Bupati dan calon wakil bupati. Kenyataan menunjukkan bahwa ketetapan ramalan survey ternyata tidak menjamin tetapi sudah berakibat kepada calon calon Bupati/wakil bupati harus menyiapkan uang survey untuk lolos sebagai calon, belum termasuk uang kampanye dll.

Seharusnya calon Bupati bertanding visi misi, program/ proyek bukan bertanding uang. Pemerintah pusat, yaitu Mendagri dan DPR Pusat secara bersama sama mencari model dan system pilkada yang efisien karena kanyataan menunjukkan mengundang potensi korupsi sangat besar. Kalau model dan system pelaksanaan pilkada tidak diperbaiki maka pekerjaan KPK, Jaksa, Polisi akan bertambah setiap tahun. Pasal 61 ayat 1 mengharuskan minimal 2 calon, apabila calon hanya 1 maka pilkada batal. Makin banyak calon Bupati maka makin mahal harga kursi partai di DPRD. Pengamatan penulis setelah berlakunya UU no 32 tahun 2004 khusus pasal 56 sampai 119, menyimpulkan:

1. Model dan system pilkada berdasar pasal 56 sampai dengan 119 harus direvisi karena potensi korupsi sangat tinggi bagi bupati terpilih.dan bagi calon bupati yang tidak terpilih mengalami kerugian besar. Sudah ada bupati dan walikota yang berbuat korupsi karena selama 5 tahun berusaha menutupi uang yang telah dikeluarkan selama proses pilkada berlangsung

2. Bagi calon calon bupati/wakil bupati untuk mengumpul uang kampanye melalui (a) jual tanah, mobil (b) mencari sponsor atas janji janji, pinjam asset mertua dan teman temannya

3. Setelah bupati terpilih maka tidak boleh menutupi utang utang kampanye nya dengan mengutak atik APBD karena berakibat APBD tidak efisien dan tidak tepat sasaran

4. Bupati yang terpilih adalah mereka yang berduit walaupun kompetensinya kurang nyambung sehingga harus belajar ber pemerintahan sampai 2 tahun dan berperilaku membingungkan Dimasa depan tidak akan ada orang pintar / ilmuwan menjadi Bupati/ walikota karena tidak punya uang banyak.

5. Bupati yang terpilih karena berduit ternyata terkait pada perilaku mereka sebelum menjadi Bupati, yaitu ada bupati kalau siang tidak masuk kantor tetapi jam kantor sore sampai malam bahkan ada bupati lebih senang rapat rapat di rumah jabatan.

6. Bupati yang terpilih tidak ada yang mampu menutupi biaya pilakadanya dengan uang APBD, juga kurang mampu membayar uang sponsornya sehingga para sponsor kecewa. Mantan bupati sampai 10 tahun kemudian masih dapat dituntut penyimpangan APBD.

7. Bupati terpilih tidak berdaya memenuhi janji janjinya kepada pendukungnya untuk mengangkat menjadi Pegawai Negeri, pegawai kontrak dan memberi kedudukan yang baik bagi PNS pendukungnya

8.Visi misi bupati kurang berkaitan dengan RPJP, RPJM dengan APBD tahunan sehingga pihak DPRD terpaksa terlambat menyetujui APBD, paling cepat maret/ juni tahun berjalan.

9. Calon bupati/ wakil bupati harus tidak bermimpi menjadi kaya setelah menjadi Bupati 5 tahun karena tidak mungkin mampu membayar biaya pilkada dengan mengharapkan dana APBD setiap tahun karena system pengawasan pembangunan makin intensif tanpa kompromi.

10. Tahun 2009 sampai 2014 adalah tahun menuju pencapaian pemerintah yang bersih, bebas korupsi dan nepotisme, transparansi, akuntabilitas, berkinerja tinggi, akan sulit dicapai kalau model dan system pilakada seperti sekarang tidak diperbaiki.

Seharusnya pemerintah SBY bersama DPR melakukan kajian dan mengamandemen pasal 56 sampai dengan 119 undang undang No. 32 tahun 2004 karena pada akhirnya masyarakatlah yang korban yaitu pengangguran, kemiskinan bertambah dan kesejahteraan akan terancam menurun untuk 5 tahun ke depan. *

- Sent using Google Toolbar"

Kapolda : Anarkis Langsung Tangkap

Kapolda : Anarkis Langsung Tangkap: "Kapolda : Anarkis Langsung Tangkap PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 15:05
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
MC-I. Kapolda Sulsel Irjen Pol Adang Rochjana menyerukan agar tidak ada konsentrasi massa di malam hari maupun aksi unjuk rasa anarkis. Jika kedapatan maka akan langsung ditangkap. Penegasan itu disampaikan Kapolda usai melakukan rapat tertutup dengan Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jenderal Hari Krisnomo, di Toraja, Jumat siang 25 Juni.

'Tidak boleh lagi ada kumpul di malam hari ataupun demo yang anarkis. Kalau ada langsung ditangkap,'ujar Kapolda di depan wartawan. Kapolda dan Pangdam serta jajaran kepolisian setempat langsung menggelar rapat tertutup bersama cabup dan cawabup pasangan Victor- Rosi, Nico-Kendek, Theofilus-Adelheid dan pasangan Yunus Kadir- Jansen.

Usai pertemuan Theofilus mengatakan bahwa apa yang dituduhkan warga bahwa pihaknya melakukan
pelanggaran seperti money politics tidak benar. Dia juga menjamin, orang-orangnya tidak akan melakukan hal yang anarkis dan merugikan warga lainnya.

Kedatangan petinggi Polri di daerah ini untuk memantau kondisi Tana Toraja pascabentrokan. Pantauan koresponden Fajar, Kasman melaporkan suasana Tana Toraja sudah mulai kondusif. Beberapa pemilik toko mulai terlihat aktif.

Kerusuhan di Toraja pecah sesaat hasil penghitungan cepat sementara keluar, dan menempatkan pasangan Theopilus Allorerung-Adelheid Sosang dalam pemilihan kepala daerah di urutan teratas. Kemenangan sementara inilah yang memicu amuk massa dan pembakaran kotak suara serta pengrusakan aset negara dan tewasnya seorang warga Toraja, Palino. (kasman/nin)(repro fajar.com)

- Sent using Google Toolbar"

Manusia Timpang | Yang Terpinggirkan | Yang Terpinggirkan

Manusia Timpang | Yang Terpinggirkan | Yang Terpinggirkan: "Manusia Timpang
Selasa, 06 April 2010 11:45 Ainuddin Chalik
Email Cetak PDF
Manusia goncang. Kita sedang goyah, timpang, dan kadang kalap. Relijiusitas -potensi kebertuhanan itu- , yang merupakan kebutuhan dasar, pun terkungkung di dalam ragu yang tampak tak berkesudahan.

Kemudian keadaan itu menjembatan secara bersambungan. Bersama aliran haru biru libertarian, kebebasan, anarkisme, perilaku vandal, individualisme, egosentrisme, juga antroposentrisme yang akut. Ya, terlihat memang tak ada deviasi yang pasti. Pun nilai-nilai teologis pelan-pelan menjadi absurd, tidak penting kemudian.

Manusia seolah telah sangsi dengan peringatan dalam kitab suci. Agama telah terteronggok dalam perolok-olokan dan selanjutnya masuk ke tong sampah. Agama dengan beragam kitab sucinya hanyalah candu kehidupan, demikian kata Nietsche, generasi atheis di adab ke 18 itu.

Realitas bahwa manusia butuh sandaran, dan ini –sebetulnya, bukan dalam bentuk relasi interaktif interdependensial antara manusia dengan Tuhan, telah menjadi harapan nisbi yang tak lagi memiliki pengaruh ekstatif. Justru ia hanya dinarasikan ke dalam prosa retoris, utopis semata.

Kerengkeng itu terlalu kuat, memang. Sulit ditanggalkan. Tentu, tanpa saya bermaksud menggeneralisir opini ini, pola yang ingin saya sebut sebagai neo-pragmatisme ini kemudian melahirkan sistem kontestasi yang luar biasa antar anak manusia. Sehingga representasi akronim homo sapiens, manusia adalah binatang berfikir, nyata telah dipertontonkan.

Homo sapiens adalah watak kebinatangan. Dia memang potensi yang dirasukkan ke dalam gaya hidup manusia sejak awal penciptaannya. Kelak dia yang kemudian menjadi dominan, mengalahkan potensi ketuhanan dan malaikat. Dominasi ini memunculkan kemelut kompetisi yang dahsyat antar anak manusia, untuk saling adu otot dan adu kuat. Dia berlaku dengan spontan demi untuk memperebutkan posisi-posisi, kekuasaan-kekuasaan, jabatan-jabatan, kursi-kursi, tunjangan-tunjangan, harta benda dan juga wanita-wanita.

Karakter tersebut terus menggerus resistensi iman kita. Tak sedikit yang lena mengedepankan logika rasionalitas dengan melempengkan tradisi puritan serta berdalih tetap kontekstual dalam alur berfikirnya. Dari situ selanjutnya mereka memunculkan pengertian pengertian baru tentang Tuhan. Akhirnya definisi tentang Tuhan pun menjadi kabur. Multi versi dan distorsi.

Sehingga kemudian lahirlah, misalnya, defenisi bahwa Tuhan adalah figur kabur yang tidak bisa teridentifikasi dengan abstraksi intelektual. Dan pengertian lain tentang Tuhan yang sebetulnya sama sekali tidak menabalkan pengertian dan defenisi utuh tentang Tuhan itu sendiri.

Tapi justru pengertian pengertian itu belakangan melahirkan keserampangan defenisi akan hakikat Tuhan yang sesungguhnya.

Akhirnya, saya sudahi saja tulisan ini walaupun relatif sangat tidak sistematis. Saya tidak bermaksud memberi pengajaran tapi justru sebaliknya, saya menulis karena sedang belajar. Saya mencoba melahap semuanya. Manusia itu ragu. Saya manusia. Saya ragu. Maka izinkan saya untuk mencari jawaban-jawaban dari semua tanya itu. Agar saya tidak menjadi manusia hipokrit. [ain]

- Sent using Google Toolbar"

Aku Seorang Janda yang Kesepian

Aku Seorang Janda yang Kesepian: "Aku Seorang Janda yang Kesepian
Jumat, 25 Juni 2010 13:30 Melanie
Email Cetak PDF

Pewarta-Indonesia, Ceritaku ini berawal ketika di usiaku yang masih terbilang muda, 19 tahun, papaku waktu itu menjodohkan aku dengan seorang pemuda yang usianya 10 tahun lebih tua dari aku dan katanya masih ada hubungan saudara dengan keluarga mamaku.

Memang usiaku saat itu sudah cukup untuk berumah tangga dan wajahku juga tergolong lumayan, walaupun badanku terlihat agak gemuk mungkin orang menyebutku bahenol, namun kulitku putih, tidak seperti kebanyakan teman-temanku karena memang aku dilahirkan di tengah-tengah keluarga yang berdarah Cina-Sunda, papaku Cina dan mamaku Sunda asli dari Bandung. Sehingga kadang banyak pemuda-pemuda iseng yang mencoba merayuku. Bahkan banyak di antara mereka yang bilang bahwa payudaraku besar dan padat berisi sehingga banyak laki-laki yang selalu memperhatikan buah dadaku ini saja. Apalagi bila aku memakai kaos yang agak ketat, pasti dadaku akan membumbung tinggi dan mancung. Tetapi sampai aku duduk di kelas 3 SMA aku masih belum memiliki pacar dan masih belum mengenal yang namanya cinta.

Sebenarnya dalam hatiku aku menolak untuk dijodohkan secepat ini, karena sesungguhnya aku sendiri masih ingin melanjutkan sekolah sampai ke perguruan tinggi. Namun apa daya aku sendiri tak dapat menentang keinginan papa dan lagi memang kondisi ekonomi keluarga saat itu tidak memungkinkan untuk terus melanjutkan sekolah sampai ke perguruan tinggi. Karena ke-3 orang adikku yang semua laki-laki masih memerlukan biaya yang cukup besar untuk dapat terus bersekolah. Sementara papa hanya bekerja sebagai pegawai swasta biasa. Maka dengan berbagai bujukkan dari keluarga terutama mamaku aku mengalah demi membahagiakan kedua orangtuaku.

Begitulah sampai hari pernikahan tiba, tidak ada hal-hal serius yang menghalangi jalannya pernikahanku ini dengan pemuda yang baru aku kenal kurang dari dua bulan sebelumnya. Selama proses perkenalan kamipun tidak ada sesuatu hal yang serius yang kami bicarakan tentang masa depan karena semua sudah diatur sebelumnya oleh keluarga kedua belah pihak. Maka masa-masa perkenalan kami yang sangat singkat itu hanya diisi dengan kunjungan-kunjungan rutin calon suamiku setiap malam minggu. Itupun paling hanya satu atau dua jam saja dan biasanya aku ditemani papa atau mama mengobrol mengenai keadaan keluarganya. Setelah acara resepsi pernikahan selesai seperti biasanya kedua pengantin yang berbahagia memasuki kamar pengantin untuk melaksanakan kewajibannya.

Yang disebut malam pengantin atau malam pertama tidak terjadi pada malam itu, karena setelah berada dalam kamar aku hanya diam dan tegang tidak tahu apa yang harus kulalukan. Maklum mungkin karena masih terlalu lugunya aku pada waktu itu. Suamiku pada waktu itupun rupanya belum terlalu “mahir” dengan apa yang disebut hubungan suami istri, sehingga malam pertama kami lewatkan hanya dengan diraba-raba oleh suami. Itupun kadang-kadang aku tolak karena pada waktu itu aku sendiri sebenarnya merasa risih diraba-raba oleh lelaki. Apalagi oleh lelaki yang “belum” aku cintai, karena memang aku tidak mencintai suamiku. Pernikahan kami semata-mata atas perjodohan orang tua saja dan bukan atas kehendakku sendiri.

Barulah pada malam kedua suamiku mulai melancarkan serangannya, ia mulai melepas bajuku satu per satu dan mencumbu dengan menciumi kening hingga jari kaki. Mendapat serangan seperti itu tentu saja sebagai seorang wanita yang sudah memasuki masa pubertas akupun mulai bergairah walaupun tidak secara langsung aku tunjukkan ke depan suamiku. Apalagi saat ia mulai menyentuh bagian-bagian yang paling aku jaga sebelumnya, kepalaku bagaikan tak terkendali bergerak ke kanan ke kiri menahan nikmat sejuta rasa yang belum pernah kurasakan sebelumnya.

Kemaluanku mulai mengeluarkan cairan dan sampai membasahi rambut yang menutupi vaginaku. Suamiku semakin bersemangat menciumi puting susu yang berwarna merah muda kecoklatan dan tampak bulat mengeras mungkin karena pada saat itu aku pun sudah mulai terangsang. Aku sudah tidak ingat lagi berapa kali ia menjilati klitorisku pada malam itu, sampai aku tak kuasa menahan nikmatnya permainan lidah suamiku menjilati klitoris dan aku pun orgasme dengan menyemburkan cairan hangat dari dalam vaginaku ke mulutnya.

Dengan perasaan tidak sabar, kubuka dan kuangkat lebar kakiku sehingga akan terlihat jelas oleh suamiku lubang vagina yang kemerahan dan basah ini. Atas permintaan suami kupegang batang kemaluannya yang besar dan keras luar biasa menurutku pada waktu itu. Perlahan-lahan kutuntun kepala kemaluannya menyentuh lubang vaginaku yang sudah basah dan licin ini. Rasa nikmat yang luar biasa kurasakan saat kepala penis suamiku menggosok-gosok bibir vaginaku ini. Dengan sedikit mendorong pantatnya suamiku berhasil menembus keperawananku, diikuti rintihanku yang tertahan.

Untuk pertama kalinya vaginaku ini dimasuki oleh penis laki-laki dan anehnya tidak terasa sakit seperti yang seringkali aku dengar dari teman-temanku yang baru menikah dan menceritakan pengalaman malam pertama mereka. Memang ada sedikit rasa sakit yang menyayat pada saat kepala penis itu mulai menyusup perlahan masuk ke dalam vaginaku ini, tetapi mungkin karena pada waktu itu aku pun sangat bergairah sekali sehingga aku sudah tidak perduli lagi dengan rasa sakitnya. Apalagi saat suamiku mulai menggosok-gosokkan batang penisnya itu di dalam vaginaku, mataku terpejam dan kepalaku hanya menengadah ke atas, menahan rasa geli dan nikmat yang tidak dapat aku ceritakan di sini.

Sementara kedua tanganku memegang tepian ranjang yang berada di atas kepalaku. Semakin lama goyangan pinggul suamiku semakin cepat diikuti dengan desahan nafasnya yang memburu membuat nafsuku makin menggebu. Sesekali terdengar suara decak air atau becek dari lubang vaginaku yang sedang digesek-gesek dengan batang penis suamiku yang besar, yang membuatku semakin cepat mencapai orgasme yang kedua. Sementara suami masih terus berpacu untuk mencapai puncak kenikmatannya, aku sudah dua kali orgasme dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sampai akhirnya suamiku pun menahan desahannya sambil menyemburkan cairan yang hangat dan kental dari kepala penisnya di dalam lubang vaginaku ini.

Belakangan baru aku ketahui cairan itu yang disebut dengan sperma, maklum dulu aku tergolong gadis yang kurang gaul jadi untuk hal-hal atau istilah-istilah seperti itu aku tidak pernah tahu. Cairan sperma suamiku pun mengalir keluar dari mulut vaginaku membasahi sprei dan bercampur dengan darah keperawananku. Kami berdua terkulai lemas, namun masih sempat tanganku meraba-raba bibir vagina untuk memuaskan hasrat dan gairahku yang masih tersisa. Dengan menggosok-gosok klitoris yang masih basah, licin dan lembut oleh sperma suamiku, aku pun mencapai orgasme untuk yang ketiga kalinya. Luar biasa memang sensasi yang aku rasakan pada saat malam pengantin itu, dan hal seperti yang aku ceritakan di atas terus berlanjut hampir setiap malam selama beberapa bulan. Dan setiap kali kami melakukannya aku selalu merasa tidak pernah puas dengan suami yang hanya mampu melakukannya sekali. Aku membutuhkannya lebih dari sekali dan selalu menginginkannya setiap hari. Entah apa yang sebenarnya terjadi dalam diriku sehingga aku tidak pernah bisa membendung gejolak nafsuku. Padahal sebelum aku menikah tidak pernah kurasakan hal ini apalagi sampai menginginkannya terus menerus. Mungkinkah aku termasuk dalam golongan yang namanya hypersex itu?

Setelah 2 tahun kami menikah aku bercerai dengan suamiku, karena semakin hari suamiku semakin jarang ada di rumah, karena memang sehari-harinya ia bekerja sebagai manajer marketing di sebuah perusahaan swasta sehingga sering sekali ia keluar kota dengan alasan urusan kantor. Dan tidak lama terdengar berita bahwa ia memiliki istri simpanan. Yang lebih menyakitkan sehingga aku minta diceraikan adalah istri simpanannya itu adalah bekas pacarnya yang dulu, ternyata selama ini dia pun menikah denganku karena dipaksa oleh orang tuanya dan bukan karena rasa cinta.

Tak rela berbagi suami dengan wanita lain, akhirnya aku resmi diceraikan suamiku. Sakit memang hati ini seperti diiris-iris mendengar pengakuan suami tentang istri simpanannya itu, dengan terus terang dia mengatakan bahwa dia lebih mencintai istri simpanannya yang sebetulnya memang bekas pacarnya. Apalagi katanya istri simpanan suamiku itu selalu dapat membuat dirinya bahagia di atas ranjang, tidak seperti diriku ini yang selalu hanya minta dipuaskan tetapi tidak bisa memuaskan keinginan suamiku, begitu katanya. Lima tahun sudah aku hidup menjanda, dan kini aku tinggal sendiri dengan mengontrak sebuah rumah di pinggiran kota Jakarta. Beruntung aku mendapat pekerjaan yang agak lumayan di sebuah perusahaan swasta sehingga aku dapat menghidupi diriku sendiri. Belakangan ini setiap malam aku tidak dapat tidur dengan nyenyak, sering aku baru bisa tertidur pulas di atas jam 03.00 pagi. Mungkin dikarenakan pikiranku yang sering ngelantur belakangan ini. Sering aku melamun dan membayangkan saat-saat indah bersama suamiku dulu.

Terkadang sering pula aku membayangkan diriku bermesraan dengan seorang teman kerjaku, sehingga setiap malam hanya onani saja yang dapat kulakukan. Tidak ada keberanian untuk menceritakan hal ini kepada orang lain apalagi pada teman-teman kerjaku, bisa-bisa aku diberi julukkan yang tidak baik di kantor. Hanya dengan tanganku ini kuelus-elus bibir vaginaku setiap malam sambil membayangkan bercumbu dengan seorang laki-laki, terkadang juga kumasukkan jari telunjukku agar aku dapat lebih merasakan kenikmatan yang pernah kualami dulu.

Para netters sekalian, aku memberanikan diri menceritakan hal seperti di atas kepada Anda semua mungkin karena didorong oleh perasaan yang sangat tak tertahankan lagi saat ini. Dan mungkin ada di antara anda yang dapat membantu dan mungkin akan menjadi jodohku kelak. Aku harap Anda tidak hanya terobsesi dengan ceritaku di atas.

- Sent using Google Toolbar"

DISHUBKOMINFO Selayar

DISHUBKOMINFO Selayar: "- Sent using Google Toolbar"

Facebook | Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar

Facebook | Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar: "Cfm Selayar H.Syahrir Wahab -
H.Saiful Arif Menangkan Pilkada Selayar www.contrendindonesia.comSYAHRIR WAHAB - SAIFUL ARIF UNGGUL DI
PILKADA SELAYAR Hingga perhitungan suara rampung dari 300 TPS
se-kabupaten kepulauan selayar, pada perhitungan cepat hasil perolehan
suara yang dilaksanakan oleh lembaga survey hasil kerjasama kpud s...elayar
, menunjuk pasangan nomor urut 1 pilkada selayar Drs.H.S...
Lihat Selengkapnya
www.contrendindonesia.comSYAHRIR
www.contrendindonesia.comSYAHRIR
Rabu pukul 15:25 · Bagikan · Beri bendera
Cfm Selayar
Cfm Selayar Perhitungan Suara
PEMILUKADA SELAYAR 2010 www.contrendindonesia.comHasil Perhitungan Suara Pemilukada
Selayar 2010
www.contrendindonesia.comHasil
www.contrendindonesia.comHasil
Rabu pukul 13:15 · Bagikan · Beri bendera
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Pasangan No.1 SYIAR Unggul, Dengan Perolehan 53,5 %. http://bit.ly/biYTlM
20 Juni jam 10:43 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Kesalahan DPT Sama saja Mencabut Hak Pilih Warga Negara http://bit.ly/cVAfgs
19 Juni jam 1:09 melalui twitterfeed
Cfm Selayar
Cfm Selayar Jangan lupa mencoblos dipemilukada selayar 2010. Sebisanya anda memastikan bahwa suara anda benar benar jujur dan suara dari hati kecil. SUARA ANDA MENENTUKAN MASA DEPAN SELAYAR
17 Juni jam 22:43 · Beri bendera
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Surat Suara Pemilukada Bulukumba Disortir diMakassar http://bit.ly/c92bJM
15 Juni jam 5:42 melalui twitterfeed · Lihat 1 KomentarSembunyikan Komentar (1)
Doni Arfandi menyukai ini.
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Hujan landa Selayar http://bit.ly/a3eK1i
14 Juni jam 23:46 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Resmi ditutup http://bit.ly/c3RjkI
14 Juni jam 21:17 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Praktek Money Politik Rawan di Pemilukada Selayar 2010 http://bit.ly/agxSKA
14 Juni jam 3:31 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Jangan Percaya Polisi Afsel http://bit.ly/aSdmcA
13 Juni jam 19:47 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Wajib Pilih Pilkada Selayar 2010 Dilaporkan Bertambah 7000an http://bit.ly/cUoSOJ
11 Juni jam 17:06 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Melongok Program Program Inovatif Kabupaten Kepulauan Selayar http://bit.ly/borqNe
09 Juni jam 5:12 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Persiapan Pelaksanaan Pemilukada Selayar Dipertanyakan http://bit.ly/bRoyMN
08 Juni jam 21:48 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar FPS Nilai Pelaksaan PEMILUKADA Selayar Kurang Mendidik Pemilih http://bit.ly/bQKczn
08 Juni jam 21:17 melalui twitterfeed
AKTIVITAS TERBARU
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar mendiskusikan Mari kita diskusikan polong . pada forum diskusi Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar.
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Test Posting Melalui WLW Pada Web Joomla http://bit.ly/brsVDK
08 Juni jam 20:47 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Temporary Post Used For Theme Detection (3791731a-e86b-44b3-8d6c-50fe3fc85ed0 - 3bfe001a-32de-4114-a6b4-4005b770f6d7) http://bit.ly/b1fceN
08 Juni jam 19:15 melalui twitterfeed
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar Daftar Proyek Pembangkit 10.000 MW Tahap II http://bit.ly/cXQFIY
07 Juni jam 4:53 melalui twitterfeed
AKTIVITAS TERBARU
Komunitas Media Contrend Indonesia - Selayar bergabung di Facebook.
Kiriman Terdahulu


- Sent using Google Toolbar"

DISHUBKOMINFO - Darat

DISHUBKOMINFO - Darat: "DISHUBKOMINFO - Darat
PDF Print E-mail
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share

Kementerian Perhubungan saat ini tengah mengevaluasi rancangan tarif baru untuk angkutan umum penyeberangan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso telah menyerahkan daftar usulan perubahan tarif penyeberangan yang baru kepada Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Tarif akan diterapkan setelah mendapatkan persetujuan Menhub.

Dirjen Suroyo menjelaskan, usulan perubahan tarif tersebut merupakan usulan bersama Direktorat Perhubungan Darat bersama organisasi Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap). ”Prosesnya, Gapasdap serahkan usulan ke kita, terus kita evaluasi dan selanjutnya usulan itu kita serahkan ke Menhub. Suratnya sudah di meja Pak Menteri. Sekarang kita tinggal menunggu disetujui dan diteken oleh beliau,” jelasnya di Jakarta, Selasa.

Menurut Dirjen Suroyo, perubahan tarif penyeberangan sudah waktunya dilakukan mengingat meningkatnya biaya operasional kapal seiring naiknya kembali harga BBM dan suku cadang, serta pertumbuhan inflasi yang terjadi.

”Selain itu, perubahan ini juga sebagai antisipasi ketika pencabutan subsidi BBM diberlakukan. Karena kalau tidak diubah, kasihan perusahaan penyeberangan. Keberlangsungan usaha mereka bisa terganggu, dan imbasnya tentu kepada pelayanan masyarakat,” imbuhnya.

Direktur Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ditjen Perhubungan Darat Wiratno menambahkan, perubahan tarif tidak akan dilakukan secara simultan dengan besaran yang sama. ”Namun, akan disesuaikan dengan jenis perlintasan dan jarak tempuh kapal. Jadi, setiap lintas pasti berbeda-beda perubahannya,” jelasnya.

Gapasdap beberapa waktu sebelumnya sempat merilis usulan perubahan tarif yang akan diajukan kepada Kemenhub. Gapasdap berharap pemerintah menaikkan tarif kapal penyeberangan sebesar 82,84% di lintasan antarprovinsi, menyusul antara lain membengkaknya biaya perawatan dan harga kapal dibandingkan dengan asumsi pemerintah.

Berdasarkan perhitungan Tim Tarif organisasi itu, tarif penyeberangan di lintasan Merak—Bakauheni diusulkan naik 72,00 persen, Ketapang—Gilimanuk naik 51,67 persen, Bajoe—Kolaka 82,36 persen, Padangbai—Lembar 42,48 persen dan Palembang—Muntok 82,84 persen. ”Itu usulan Gapasdap. Tetapi kalau kita punya formula sendiri, dan tidak bisa saya kemukakan sebelum Pak Menteri sendiri yang mengumumkannya. Dari usulan itu, ada yang kita ubah dan kita sesuaikan,” ujar Wiratno.

Wiratno mengatakan, tarif penyeberangan telah mengalami dua kali penurunan untuk disesuaikan dengan harga jual BBM. Tetapi, kondisi tersebut tidak diikuti oleh penurunan harga suku cadang dan biaya jasa perbaikan kapal (docking). ”Biaya operasional tetap dan bahkan meningkat, sementara tarifnya rendah. Jadi, menurut saya, perubahan itu wajar dilakukan untuk keberlangsungan usaha perusahaan penyeberangan. Toh, upaya peningkatan pelayanan juga telah mereka lakukan. Misalnya dengan penambahan kapal dan trip,” paparnya.

Saat ini jumlah kapal yang melayani jasa angkutan penyeberangan di Indonesia sebanyak 197 unit, tersebar di tujuh pelintasan penyeberangan yang ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 121 unit merupakan kapal komersil. Sedangkan 76 unit sisanya merupakan kapal perintis yang dioperasikan dengan bantuan subsidi pemerintah.

(repro :Kementrian Perhubungan Darat RI )

- Sent using Google Toolbar"

Komentar FPS dalam bahasa Inggris

Komentar FPS dalam bahasa Inggris: "Komentar FPS dalam bahasa Inggris PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 14:24
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
FPS mentor PLEASE DO THE MUTUAL educate candidates MUST SELECT
LESSONS WITH Selayar money politic

The practice of money politics (politics of money) in the election process
local and regional deputy head began to spread and next June
a community conversation Selayar, has anybody even dare
promotion of family with a bid amount is ready
pesrta ballot election districts Selayar 2010.
Meanwhile, from the observation FPS in all electoral districts as
Selayar, this does not seem to get a special priority
in prevention education for example in the case of voters who only
be very minimal implementation and terkaitr this event. Whereas
voter education programs and disseminate the required select
not a thing lightly. Keep in mind that the time of execution stay
a few more days, what if the majority required to select
especially obliged to select a beginner then do not understand this, who
responsible if an error occurred and then a lot of
deviations up to this election should be re,? This is not
a folly to waste? or perhaps deliberately so
much profit? FPS chairman Ehsan said in a copy arsil moning
FPS office of Sultan Hasanuddin No. 77 road Selayar Castle.

Concern Forum Selayar very memiriskan if the practice of money politics
actually occur because a dirty mind that only those candidates
concerned with the number of votes without thinking that
it has ruined the owner who must choose not to vote in accordance
conscience, but vote for revenue.

Chairman Ehsan Arsil FPS accompanied Andi said Erwin R FPS
that, the execution must take place in 2010 election Selayar healthy and
according to the rules of civilized law, not by buying and selling practices
sound that is now recognized by many members apara
in the implementation of legislative elections that they then had to
follow the current issue of rupiah to the slabs that audiencnya
currently in the program where a large part of election Selayar
council members later became pillars of successful candidates admitted the team pillars
and ensure it will stay like practice, are now looking for ways
safe, although there is such a legislator who later
disparaging about the word secure is due according to Panwas Selayar
nothing ass, bright arsil.

In late morning a copy of which was attended by most journalists FPS
electronics mentions moral message to prospective candidates
vice-regent and regent Selayar to remind each other and
commemorate each other so as not to injure the party people's democracy
Selayar and do not be afraid to lose because losing is not an
failure but became regent is chosen to be the bearer mandate
that must be implemented.
Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
| More...
Last Updated on Friday, 25 June 2010 14:27

Add comment

Name (required)

E-mail (required, but will not display)

Website

:D:lol::-);-)8):-|:-*:oops::sad::cry::o:-?:-x:eek::zzz:P:roll::sigh:
1000 symbols left

Notify me of follow-up comments

Security code
Refresh

Send
Cancel
JComments
Apabila Player Tidak Tampil, Silahkan Download Plugins Radio Streaming Diatas
Untuk Mendengarkan Radio Contrend FM
Atau Download File Listeningnya Disini Lalu Putar Melalui Winamp Pada PC/Laptop Anda.
Mode Ini Dalam Taraf Uji Coba!
Jadwal Streaming : 10.00 - 15.30 WITA
Anda Dapat Melakukan Request Pada Menu Yahoo Chat! Atau YM : contrendindonesia@yahoo.com

Username

Password

Remember Me

* Forgot your password?
* Forgot your username?
* Create an account

Alih Bahasa
Powered by Translate

Objek Wisata Selayar
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Objek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata GantarangObjek Wisata JammengObjek Wisata Lasangiring
JT SlideShow Module v1.5.1
Tamu Contrend Indonesia
We have 10 guests online
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counter Hari Ini 74
mod_vvisit_counter Kemarin 116
mod_vvisit_counter Minggu Ini 560
mod_vvisit_counter Minggu Terakhir 691
mod_vvisit_counter Bulan Ini 1893
mod_vvisit_counter Bulan Lalu 0
mod_vvisit_counter All 1894
Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 125.162.226.168
FIREFOX 3.6.4, WINDOWS
Now is: 2010-06-25 14:28

Follow mciselayar on Twitter

Email @contrendindonesia.com
Check Your Email @ Contrend Indonesia
Langganan Artikel

Masukkan Email Anda Lalu Klik Subscribe:

Delivered by FeedBurner

atau klik link dibawah ini!

Subscribe to Contrend Indonesia - Selayar Island by Email

Jajak Pendapat
Apakah Pemilukada 2010 Selayar Berjalan JURDIL?
Ya
Tidak
Ragu-ragu


nuGLOBALINDO - IT Consultant (Web - Internet Hotspot - Warnet)
Contact ? here and here!!

COREMAP II

Jurnalis Tolak Amplop

FIFA World Cup 2010 - South Africa


* Home
* Kontak Kami
* Peta Situs
* RSS Feed


Bookmark & Share
Advertising ToolsX
Select from these web-based feed readers:
AOL
Bloglines
Google Reader
My MSN
Netvibes
Newsisfree
Pageflakes
Yahoo
No matching services.
.netShoutout
100zakladok
2 Tag
2linkme
A1‑Webmarks
Adifni
Aero
AIM Share
Amazon
Amen Me!
AOL Mail
Arto
Ask
Aviary Capture
Baang
Baidu
Bebo
Bit.ly
BizSugar
Bleetbox
Blinklist
Blip
Blogger
Bloggy
Blogmarks
Blurpalicious
Bobrdobr
BonzoBox
BookmarkingNet
Bookmarky.cz
Bordom
Box.net
Brainify
Bryderi.se
BuddyMarks
Buzzzy
Camyoo
Care2
Chiq
Cirip
CiteULike
ClassicalPlace
Clickazoo
Cndig
Colivia.de
Connotea
COSMiQ
Delicious
DesignBump
Designmoo
Digg
Digg Tiger
Diggita
Diglog
Digo
Diigo
Dipdive
DoMelhor
Doower
Dosti
DotNetKicks
Douban
Drimio
Dropjack
Dzone
Edelight
eKudos
elefanta.pl
eLert Gadget
Embarkons
euCliquei
Evernote
extraplay
EzySpot
Fabulously40
Facebook
Fark
Farkinda
FAVable
Faves
favlog
Favorites
Favoritus
Flaker
Floss.pro
Fnews
Folkd
FollowTags
fooxweb
forceindya
Fresqui
FriendFeed
Friendster
funP
fwisp
Gabbr
Gacetilla
Gamekicker
GamesN
GiveALink
GlobalGrind
GluvSnap
Gmail
Google
Google Buzz
Google Reader
Gravee
GreaterDebater
Grono.net
Grumper
Haber.gen.tr
Hacker News
Hadash Hot
Hatena
Hazarkor
Hedgehogs
HelloTxt
HEMiDEMi
Hipstr
Hitmarks
Hot Bookmark
Hotklix
Hotmail
HOTweb.lt
HTML Validator
Hyves
ideaREF!
Identi.ca
iGoogle
ihavegot
Informazione
Instapaper
InvestorLinks
iSociety
iWiW
Jamespot
Jisko
Jumptags
Kaboodle
Kaevur
Kipup
KiRTSY
Kledy
Kommenting
koornk
Kudos
Laaikit
Ladenzeile
Librerio
Link Ninja
Link-a-Gogo
LinkedIn
LinkShares
Linkuj.cz
Live
Livefavoris
LiveJournal
LockerBlogger
Lynki
Mashbord
Mawindo
Meccho
meinVZ
Mekusharim
Memori.ru
Menéame
Mindbodygreen
Mister Wong
Mixx
Moemesto.ru
mototagz
Multiply
myAOL
Mylinkvault
MySpace
N4G
NetLog
Netvibes
Netvouz
NewsTrust
Newsvine
Nujij
OKNOtizie
Oneview
Orkut
Osmosus
Oyyla
PDF Online
PDFmyURL
PhoneFavs
Picciz
PimpThisBlog
Ping.fm
Planypus
Plaxo
Plurk
Polladium
PopEdition
Posteezy
Posterous
Prati.ba
Print
PrintFriendly
Propeller
Pusha
Quantcast
Read It Later
receeve.it
Reddit
Rediff MyPage
RedKum
Scoop.at
Segnalo
Sekoman
Shaveh
She Told Me
Simpy
Slashdot
Smak News
SMI
SodaHead
Sonico
Speedtile
Sphinn
Spoken To You
sportpost
springpad
Spruzer
Squidoo
Startaid
Startlap
StoryFollower
Strands
studiVZ
Stuffpit
StumbleUpon
Stumpedia
Stylehive
Surfpeople
Svejo
Symbaloo
TagMarks.de
Tagvn
Tagza
Technorati
TellMyPolitician
The Web Blend
ThisNext
Tip'd
Transferr
Translate
Tulinq
Tumblr
Tusul
TweetMeme
Twitter
Typepad
Viadeo
Virb
VisitezMonSite
Vyoom
Webnews
Whois Lookup
Windy Citizen
WireFan
WordPress
Worio
Wovre
Wykop
Xanga
Y! Bookmarks
Y! Buzz
Y! Mail
Yammer
Yardbarker
Yazzem
Yigg
Yoolink
Yorumcuyum
Youbookmarks
YouMob
Zakladok.net
Zanatic
ZooLoo
Done
Message sent! Share again.
AddThis for Firefox
Make sharing easier with AddThis for Firefox.
Download


Don't show these
To: (email address)
From: (email address)Note: (optional)
255 character limit
More:
Get AddThis for FirefoxPrivacyAddThis
Bookmark & ShareAdvertising ToolsX
Make sharing easier with AddThis for Firefox.
Download
Don't show these
Facebook
Twitter
Google
StumbleUpon
Favorites
Print
Delicious
Digg
MySpace
Live


- Sent using Google Toolbar"

Selayar Telah Merdeka

Selayar Telah Merdeka: "Selayar Telah Merdeka PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Monday, 21 June 2010 01:46
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
Tak terasa lima tahun telah berlalu, saat saya menemani Syahrir Wahab berkeliling pulau-pulau Selayar berkampanye pada pilkada 2005. Saya sadar waktu itu, Syahrir Wahab tak lebih dari kandidat bonek. Penuh visi, nihil “gizi”. Pun tanpa tim pemenangan yang terlatih dan basis massa yang jelas. Serasa political gambling saja.

Memenangi pilkada waktu itu tak lebih dari a mission impossible. Kekurangan sungguh nyata. Namun, satu kalimat, “Saya ingin memerdekakan rakyat Selayar!” yang tak bosan-bosannya diungkapkan Syahrir Wahab di setiap kesempatan, sudah cukup menjadi energi penyemangat. Mengingat rekam jejaknya selama tiga dekade berkarir di birokrasi, saya sangat yakin motif itu berdiri kokoh di atas landasan nurani. Bukan sekadar jualan kecap sebagaimana kebiasaan para pembual.

“Tidak Merdeka”

Selain kemenangan fenomenalnya, yang menjungkirbalikkan logika dan kalkulasi rasional, persepsi Syahrir Wahab mengenai kampung halamannya pun menarik dicermati. Saya sepakat bahwa “tidak merdeka” merupakan frasa paling tepat dan padat untuk menggambarkan Selayar saat itu.

Saat berkeliling Selayar untuk pertama kalinya, saya merasakan betapa tidak beruntungnya menjadi orang Selayar. Di atas kendaraan, tubuh berguncang hebat akibat jalan berlubang atau sebatas jalan pengerasan. Saya tak mendapati sejengkal pun jalan beraspal hotmix, bahkan di ibukota sekalipun. Di pelosok malah banyak kampung yang masih terisolasi karena tiadanya jalan yang bisa dilalui kendaraan. Di pulau-pulau, kondisi jalan darat lebih parah lagi. Hampir semua berupa jalan tanah atau sebatas pengerasan. Becek di musim penghujan, berdebu di musim kemarau. Tak ayal, kampung-kampung yang terpisah, meskipun terletak di pulau yang sama, lebih mudah terhubung lewat jalur laut. Transportasi laut tak jauh berbeda. Kondisi hampir semua dermaga dalam keadaan rusak. Jumlahnya pun kurang memadai sehingga tidak jarang perahu yang saya tumpangi berlabuh di bibir pantai yang tak memiliki dermaga.

Saat kulit mulai terasa tebal oleh keringat bercampur debu, saya mesti menerima kenyataan mandi dengan air asin. Debu dan keringat hilang, namun kulit tetap terasa tebal oleh endapan garam. Di pulau-pulau besar, seperti Selayar dan Jampea, warga sedikit lebih beruntung karena mereka masih bisa mengakses air tawar, meskipun harus mengambilnya dari sumur atau mata air yang letaknya kadang jauh dari perkampungan. Namun, di pulau-pulau kecil, tidak lebih mudah menemukan air tawar ketimbang minyak tanah.


- Sent using Google Toolbar"

Informasi Kesehatan Dr.Rahma Syahrir.

Informasi Kesehatan Dr.Rahma Syahrir.: "Informasi Kesehatan Dr.Rahma Syahrir. PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Thursday, 10 June 2010 12:11
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share

Ø Telah hadir pelayanan yang diberikan terhadap seluruh masyarakat Selayar yaitu disediakannya Poliklinik Kulit dan Kelamin di rumah sakit umum daerah kab. Selayar.

Ø Terselenggaranya pelayanan tersebut berdasarkan MOU (kerja sama) dengan bagian kulit dan kelamin fak. Kedokteran Unhas Makassar.

Ø Fasilitas pelayanan :

· Konsultasi dengan dokter kulit sehubungan dengan keluhan atau kelainan berupa gangguan di kulit . Baik yang disebabkan karena infeksi atau alergi .

· Konsultasi tentang perawatan kulit. Seperti perawatan wajah untuk mengatasi jerawat, bercak kehitaman pada wajah dan mencegah terjadinya penuaan dini.

· Konsultasi tentang keluhan atau gangguan di kelamin, baik laki-laki maupun perempuan. Mencegah dan mengatasi penyakit menular seksual, seperti gonore, sifilis dan HIV aids.

· Pengobatan atau terapi akan diperoleh di rumah sakit dan termasuk dalam pelayanan gratis.

Ø Perawatan wajah berupa fasial wajah, chemical peeling, kauterisasi yang tujuannya untuk mendapatkan kulit yang sehat terawat. bisa dilakukan di praktek sore yang bertempat di jl.KH. Ahmad Dahlan no.telp. 0414-21782, disamping Kios Hokky. Praktek setiap hari senin sampai sabtu, mulai jam 16.00-21.00 wita.


- Sent using Google Toolbar"

Gerahana Bulan Terjadi Besok

Gerahana Bulan Terjadi Besok: "Gerahana Bulan Terjadi Besok PDF Print E-mail
Written by Contrend Indonesia
Friday, 25 June 2010 14:03
0diggsdigg



vote
nowBuzz up!
Share
Masyarakat Indonesia mendapatkan kesempatan langka untuk melihat gerhana bulan parsial yang akan berlangsung besok, Sabtu, 25 Juni 2010 dari pukul 17.15 WIB hingga 20.00 WIB.
Gerhana bulan akan mencapai titik parsial pada pukul 18.40 WIB.
'Bulan sendiri akan terbit sekitar pukul 17.40 WIB sehingga saat terbitpun sudah terjadi gerhana,'ujar Kepala Observatorium Boscha, Hakim Malasan, Jumat 25 Juni 2010.
Hakim menjelaskan gerhana bulan akan berlangsung sekitar dua jam. Titik maksimal 50 persen bulan tertutup bayangan bumi pada pukul 18.40 WIB.
Bayangan bumi berangsur-angsur meninggalkan bulan pada pukul 20.00 WIB
Menurut Hakim jika cuaca dalam keadaan cerah maka masyarakat dapat melihat dengan jelas gerhana bulan parsial. Gerhana bulan parsial akan terjadi di ufuk timur bumi. 'Bisa dilihat dengan mata telanjang di ufuk timur,' ujarnya.
Ia menambahkan walaupun tidak sesering gerhana matahari, namun peristiwa gerhana bulan parsial termasuk peristiwa langka di Indonesia.
Tahun ini hanya terjadi dua kali gerhana bulan parsial, yaitu 26 Juni 2010 dan 21 Desember 2010.
'Siklusnya 18 tahun sekali, untuk tahun ini hanya negara yang garis lintangnya sama dengan Indonesia dapat melihat gerhana ini,' pungkasnya. (umi)

Laporan: Iwan Kurniawan| Bandung repro VIVAnews.


- Sent using Google Toolbar"

Dewan Pers: Ada Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik - Yahoo! Indonesia News

Jakarta: Dewan Pers menyatakan ada pelanggaran kode etik jurnalistik dalam peliputan kasus video porno mirip artis, khususnya saat meliput pemeriksaan Ariel dan Luna Maya di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, beberapa waktu silam. 'Dari tayangan beberapa stasiun televisi dapat dilihat dalam proses peliputan itu terjadi pelanggaran kode etik dan prinsip perlindungan privasi,' kata Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudibyo, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (25/6).

Agus memaparkan, dalam proses peliputan itu tampak jurnalis dan beberapa media mendorong serta memegang bagian tubuh sumber berita. Selain itu, lanjut Agus, terlihat pula jurnalis yang membenturkan kamera ke bagian tubuh dan menghalangi narasumber masuk ke mobil pribadi. 'Bahkan terjadi tindakan memaksa sumber berita untuk berbicara dan mengeluarkan kata makian ketika sumber berita tetap tidak mau berbicara,' ucap Agus.

Dewan Pers menegaskan, jurnalis Indonesia harus secara konsisten menegakkan dan menaati kode etik jurnalistik dalam segala situasi serta semua kasus. Termasuk dalam memberitakan dan meliput kasus video porno yang dimaksud. Selain itu, pemberitaan dan proses peliputan juga mutlak dilakukan dengan menghormati hak privasi serta pengalaman traumatik si narasumber. Caranya dengan bersikap menahan diri dan berhati-hati (Pasal 2 dan Pasal 9 KEJ).

'Semua pihak boleh berharap ketiga artis (Ariel, Luna Maya, Cut Tari) itu berbicara. Tetapi semua pihak tidak mempunyai hak untuk memaksa mereka berbicara atau mengakui sesuatu yang bersifat privat,' ujar Agus. 'Apalagi, jika hal itu diharapkan dilakukan di ruang publik media.'

Dewan Pers juga menyatakan, para pemimpin redaksi media massa harus memeriksa juga memastikan reporter serta kameramen di lapangan secara komprehensif memahami kode etik jurnalistik dan sanggup menerapkannya dalam proses-proses peliputan.(BOG/Ant)

Mendagri: Persoalan di Toraja Segera Ditangani - Yahoo! Indonesia News

(ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengharapkan peristiwa kerusuhan yang terjadi di Tana Toraja segera dapat ditangani pihak-pihak terkait di daerah itu.

'Kami harapkan gubernur bersama muspida bisa mencari solusi bersama, tentu dengan melibatkan KPU sebagai penyelenggara pemilu,' kata Mendagri Gumawan di Mamuju, Jumat.

Di sela-sela kunjungan ke kantor Pemerintah Provinsi Sulbar yang masih dalam tahap pembangunan, ia menegaskan, semua pihak berkewajiban untuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.

'Jika kemudian ada perbedaan pendapat atau asumsi kecurangan pada polkada lalu, maka harus diselesaikan melalui mekanisme yang diatur dalam undang-undang,' ucapnya.

Mendagri mengatakan, kalau ada perbedaan asumsi dalam penyelenggaraan pilkada yang lalu, silahkan diidentifikasi menyangkut dugaan kecurangan itu lewat jalur hukum.

'Silahkan lewat jalur hukum. Taatilah mekanisme itu,' katanya.

Sementara itu, sehari setelah pemungutan suara Pilkada Tana Toraja (23/6), pada Kamis (24/6) dilaporkan terjadi pembakaran rumah ketua DPRD oleh oknum tertentu.

Selain itu, massa pendukung salah satu pasangan calon mengamuk dan merusak Kantor KPU Tator, Panwas, Kantor Camat dan Kantor DPD II Golkar.

Massa yang belum diketahui dari mana dan pendukung siapa itu, tiba-tiba menyerbu Kantor KPU Tator. Kantor dihujani lemparan batu dan merusak semua fasilitas. Isi kantor dirusak, kaca jendela pecah, dan pintu dijebol.

Kemudian juga dilaporkan terjadi bentrokan massa dari beberapa kelompok pasangan calon bupati dan wakil bupati setempat.

Berdasarkan informasi, keributan ini terjadi setelah massa gabungan lima kandidat yang diprediksikan kalah berunjuk rasa di sekitar kantor DPRD.

Massa dari kelima kontestan ini bersatu melakukan unjuk rasa dan berhadapan langsung dengan massa tandingan dari kelompok paket nomor lima pasangan Theofilus Allorerung-Adelheid Sosang yang perolehan suaranya unggul sementara.

Massa tandingan pemenang ini muncul dari sekitar rumah dinas bupati setempat. Mereka langsung berbaur dengan massa pengunjuk rasa. Belum diketahui siapa yang memulai, keributan langsung terjadi dan saling lempar.

Lima satuan setingkat kompi (SSK) personel dari Brigade Mobil (Brimob) dan Ditsamapta Polda Sulselbar di bawah kendali operasi (BKO) Polresta Tana Toraja, langsung menggiring mundur massa yang bertikai

Script InterMedia News: Pemenang Pilkada di Sulsel Versi Lembaga Survei

Script InterMedia News: Pemenang Pilkada di Sulsel Versi Lembaga Survei: "Pemenang Pilkada di Sulsel Versi Lembaga Survei

Versi LSI:

*Maros: -Hatta Rahman-Harmil Mattotorang (PAN,PBB): 37,65%

*Lutim:
-A Hatta Marakarma-Muh Thoriq Husler (Golkar, PDK, PKS, PPP, PDIP,PPD): 54,78%
Versi JSI
*Gowa
-Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu (Golkar, Demokrat, Hanura, PAN, Kedaulatan, PPD, PDK, PPP, PDIP, PBR, Patriot): 56,1 %
*Selayar
-Syahrir Wahab-Syaiful Arief (Golkar, PAN, PKS, Barnas, PPP, PKB): 48,47 %
*Barru
-Idris Syukur-Anwar Aksa (Golkar, PKPI, PAN, PBB): 40,19%
(LSI Group)
-Idris Syukur-Anwar Aksa: 41,07 %



3 Script Intermedia (real quick count)
*Pangkep
-Syamsuddin Hamid Batara-Abd Rahman Asegaf (Golkar, PKB, Kedaulatan, Republikan, PBB, PSI, PDS, PPDI): 36,81%
*Toraja
-Theofilus Allorerung-Adelheid Sosang (Golkar): 30,07 %
*Soppeng
-A Soetomo-A Muhammadiyah (PAN, PKNU, PKPI, PPRN, PDP): 39,6 %
Versi RQC Merdeka Center (real quick count):
-A Soetomo-A Muhammadiyah: 39,81%

Versi Adyaksa Supporting House
*Tana Toraja
-Theopilus Allorerung-Adelheid Sosang (Golkar): 31,29 %
Bulukumba
-AM Sukri A Sappewali-Abd Rasyid Sarehong (Golkar, Patriot, PKPB, P Buruh, PPI, Barnas, PKPI, Kedaulatan, PDIP): 30,11 %
5 Insert Institute (sampling 175 TPS dari 615 TPS, margin error 1 persen):
-Muhammad Thahar Rum-Ansar Akib (Demokrat, PKB, Kedaulatan, PPDI, Patriot, Buruh): 26,28
-Arifin Junaidi-Indah Putri Indriani (PPP, PPRN, PKPI, PPI, PMB, PNBK, PBB, PDIP, PIS, PPIB, Merdeka): 22,84%


hasil sementara pilkada sulsel
(versi quick count lembaga survei)
* Dari 10 kabupaten yang menggelar pilkada, calon Golkar sementara unggul di tujuh daerah: Gowa, Bulukumba, Selayar, Pangkep, Barru, Tana Toraja, dan Luwu Timur
* Dari 10 kabupaten yang menggelar pilkada, kandidat incumbent menang di lima daerah: Gowa, Bulukumba, Selayar, Soppeng, dan Luwu Timur
* Dua pilkada dimenangkan oleh birokrat: Andi Idris Syukur (mantan Kadis Kehutanan Sulsel) di Barru dan Theofilus Allorerung (mantan Kepala Inspektorat Sulsel) di Tana Toraja
* Pilkada di Luwu Utara kemungkinan digelar dua putaran karena tidak kandidat yang mencapai suara minimal 30 persen
* Sedikitnya ada lima lembaga survei yang melansir hasil quick count: PT LSI, LSI, JSI, Adhyaksa Supporting House, dan Script Intermedia

(Sumber: Tribun)


- Sent using Google Toolbar"

Script InterMedia News: Nomor Urut Pilkada Selayar Syiar 1, Samai Ince 2, dan Nusirana 3

Script InterMedia News: Nomor Urut Pilkada Selayar Syiar 1, Samai Ince 2, dan Nusirana 3: "News
Google Masukkan istilah pencarian Anda Kirim formulir pencarian

Web scriptintermedia.com

|
Kamis, 22-04-2010
Nomor Urut Pilkada Selayar Syiar 1, Samai Ince 2, dan Nusirana 3

Selayar, Tribun - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selayar, Rabu (21/4), menggelar rapat pleno pengundian nomor urut calon yang akan bersaing di Pilkada Selayar 2010.



Hasilnya, pasangan calon incumbent Syahrir Wahab-Saiful Arif (Syiar) mendapatkan nomor urut 1, disusul duet Syamsu Alam Ibrahim-Ince Langke (Samai Ince) nomor urut 2, dan Nursyamsina Aroeppala- M Gunawan Muchtar (Nusirana') nomor urut 3.
Pencabutan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Selayar tersebut digelar KPU Selayar sekitar pukul 21.00 wita di Gedung Juang 45.
Pada kesempatan itu, duet Syahrir-Saiful yang dicalonkan oleh Golkar, PAN, PPP, PKB, Barnas, Gerindra, dan PKS berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah ada.

Ia juga mengemukakan sejumlah program gratis yang telah berhasil dilaksanakan selama ini, seperti pendidikan dan kesehatan gratis.
'Alasan saya untuk maju kembali di pilkada, untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada,' kata Syahrir, ketika diberi kesempatan oleh KPU.
Pasangan ini juga menyambut gembira nomor urut 1 yang mereka peroleh.
Sementara pasangan Syamsu-Ince Langke saat diberikan kesempoatan oleh KPU, tidak terlalu
mempersoalkan nomor urutnya.
Mereka lebih banyak mengajak warga Selayar mencontohi demokrasi yang sehat.
'Samai Ince adalah pemimpin baru dwi tunggal, yang artinya jika dipercaya oleh rakyat, maka akan memberikan yang terbaik,' kata Syamsu, disambut tepuk tangan meriah sekitar seribuan undangan yang hadir.
Saat pasangan ini memaparkan visi-misinya sesekali terdengar teriakan dari pendukung mereka.
Kesempatan terakhir diberikan kepada duet Nursyamsina Aroeppala- M Gunawan Muchtar yang diusung oleh Partai Demokrat, PDK, Hanura, PKPB, PIB, dan PKNU.
Nursyamsina yang saat ini menjabat Wakil Bupati Selayar menegaskan, dirinya merupakan salah satu pelanjut Kartini, sebab dia satu-satunya kandidat wanita.
'Saya sangat prihatin pada kondisi daerah ini, khususnya persoalan perempuan yang masih terbelakang karena faktor sumber Daya Manusianya yang kurang,' katanya
Karenanya, ia maju lagi di pilkada antara lain untuk memperjuangkan kaum wanita sesuai cita-cita perjuangan Kartini. Peringatan Hari Kartini jatuh pada 21 April kemarin. (cr5)

Diawali Salawat Badar

KPU Selayar memilih cara berbeda saat menggelar pencabutan nomor urut pasangan calon untuk pilkada, yakni mengawali acara salawat badar dan mengakhiri dengan songkabala (tolak bala).
'Tujuannnya itu untuk mencegah marabahaya baik antara pendukung, KPU, dan calon bupati itu sendiri hingga berakhirnya pilkada,' kata Zulfianas Indra, ketua KPU Selayar. (cr5)

(Sumber: )

- Sent using Google Toolbar"

Fajar News : Isu Ijazah Gagalkan Target IYL

Fajar News : Isu Ijazah Gagalkan Target IYL: "Isu Ijazah Gagalkan Target IYL
MAKASSAR -- Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Razak Badjidu memang unggul dalam Pemilukada Gowa 2010. Namun, pasangan ini gagal mencapai target yang dicanangkan pasangan nomor urut empat itu.

Sebelumnya, pasangan yang menggunakan akronim IYL-Baji ini menargetkan memperoleh suara antara 70-80 persen. Kenyatannya, berdasarkan hasil quick count Jaringan Suara Indonesia (JSI), IYL hanya unggul dengan 56,2 persen.

Meski begitu, perseolehan suara IYL-Baji itu masih menjadi rekor di Sulsel. Dari 10 kabupaten yang menggelar pemilukada serentak, perolehan suara IYL-Baji adalah yang tertinggi.

Perolehan itu mengalahkan perolehan pasangan cabup/cawabup Luwu Timur Hatta Marakarma-Thoriq Husler yang hanya meraih 54,78 persen. Sebelumnya, Hatta-Husler juga menargetkan raihan hingga 80 persen.

Koordinator JSI Kawasan Timur Indonesia, Irfan Jaya, Kamis, 24 Juni, mengatakan salah satu penyebab gagal target IYL-Baji adalah kasus dugaan ijazah palsu. Apalagi isu itu dilempar sejak tiga bulan menjelang hari pemungutan suara.

'Berdasarkan hasil riset kami, faktor itu yang paling menurunkan elektabilitas IYL-Baji. Kasus itu membuat publik jadi bimbang,' kata Irfan. Dalam kondisi demikian, lanjutnya, ada kompeitor yang berhasil menstimulus kasus itu untuk meraih simpati publik.

Menurut Irfan, pasangan Andi Maddusila-Jamaluddin Rustam diuntungkan kasus ijazah palsu itu.
'Andi Maddusila sebenarnya bukan figur yang bagus amat. Beliau hanya menjadi figur alternatif. Tetapi, karena dia yang lebih dikenal, maka pemilih kemudian memilih pasangan itu,' urainya.

Secara umum, kata Irfan, ada dua faktor utama yang membuat IYL-Baji bertahan dari serangan kasus ijazah palsu, yaitu faktor figur dan track record pemerintahan.
Menurut hasil riset JSI, publik sangat mengapresiasi pendidikan dan kesehatan gratis di Gowa. Menurutnya, ada 92 persen masyarakat yang merasa puas pendidikan dan kesehatan gratis tersebut.

Partisipasi pemilih yang rendah juga menjadi penyebab tidak tercapainya target Ichsan. Direktur JSI Widdi Aswindi mengatakan partisipasi pemilih di Gowa hanya mencapai 68 persen. 'Andai partisipasi pemilih di atas 80 persen, mungkin perolehan suara Ichsan bisa di atas 70 persen,' kata Widdi.
(sap-eka)

- Sent using Google Toolbar"

Fajar News : Syamsul Alam Menang di TPS Nursyamsina

Fajar News : Syamsul Alam Menang di TPS Nursyamsina: "Syamsul Alam Menang di TPS Nursyamsina
BENTENG -- Calon bupati Selayar yang diusung Demokrat, Nur Syamsina Aroepala menyalurkan hak pilihnya di TPS 2 Benteng, Rabu, 23 Juni. Tetapi perolehan suara Wakil Bupati Selayar itu kurang signifikan. Di TPS tempatnya mencoblos, Nursyamsina hanya mengumpulkan 72 suara. Kalah dari pasangan Syamsul Alam-Ince Langke yang mengumpulkan 73 suara. Syahrir Wahab sendiri mengumpulkan 49 suara di TPS ini.

Ini berbeda dengan hasil perhitungan suara di TPS 1 yang ditempati Syahrir Wahab. Di TPS ini, Syahrir unggul telak dengan perolehan 172 suara, disusul Syamsul Alam-Ince 65 suara, dan Nur Syamsina dengan 55 suara.

Kondisi ini sama dengan hasil perhitungan suara di TPS 11 yang ditempati Syamsul Alam Ibrahim. Di TPS ini, Syamsul unggul dengan perolehan 175 suara. Disusul Syahrir Wahab dengan perolehan 95 suara serta Nur Syamsina dengan 80 suara.

Sementara itu, pasca pemungutan suara dan quick count, aparat kepolisian meningkatkan penjagaan di Selayar. Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Moch Noor Subchan saat ditemui di sela-sela memantau perkembangan situasi Kepulauan Selayar kemarin menyatakan pihaknya sudah menempatkan 100 personel di beberapa titik yang dianggap rawan.

'Banyak hal yang bisa muncul setelah hasil diketahui meskipun baru bersifat sementara. Makanya, semua personel baik brimob yang berjumlah 44 orang dan anggota Samapta Polda sebanyak 30 orang serta anggota kepolisian dari Polres Selayar kami siagakan penuh,' kata Kapolres. (arm)

- Sent using Google Toolbar"

Fajar News : Rusuh Toraja Berlanjut, Satu Tewas

Fajar News : Rusuh Toraja Berlanjut, Satu Tewas: "Rusuh Toraja Berlanjut, Satu Tewas
Gubernur, Wakapolda, dan Kasdam Gagal Mendarat

TERUS MELAWAN. Bentrokan dua kelompok massa yang menolak hasil pilkada dengan kelompok massa pendukung Bupati Tana Toraja, J Amping Situru, di bundaran kolam Makale malam tadi. (FOTO KASMAN/FAJAR)
MAKALE -- Rusuh pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Di Tana Toraja terus berlanjut. Malam tadi, ribuan massa yang menolak hasil Pemilukaa terlibat bentrok dengan massa pendukung Bupati Tana Toraja, J Amping Situru di kawasan bundaran kolam Makale.

Peritiwa ini berawal ketika ribuan massa simpatisan pasangan calon bupati dan wakil Bupati, Nikodemus Biringkanae-Kendek Rante yang bergabung dengan massa simpatisan pasangan calon bupati Victor Datuan Bata-Rosina Palloan bermaksud menduduki rumah jabatan bupati Tana Toraja, J Amping Situru.

Ribuan massa gabungan yang menggunakan ikat kepala dari pita warna merah berjalan dari posko pemenangan Nicodemus-Kendek Rante di Jalan Tritura Makale sekitar pukul 18: 00 Wita menuju rumah jabatan bupati Tana Toraja yang tak jauh dari kawasan bundaran kolam Makale.

Saat bersamaan, massa yang menggunakan ikat kepala tali rapiah warna oranye juga keluar dari posko pemenangan Victor Datuan Batara-Rosina Palloan di Jalan Nusantara Makale.

Kedua kelompok massa yang membawa potongan kayu dan balok tersebut kemudian bersatu sebelum sampai di kawasan kolam Makale. 'Malam ini kita ingin melakukan aksi damai. Tidak boleh ada yang anarkis. Kita akan menduduki rumah jabatan bupati. Amping (bupati Toraja, red) harus mundur,' kata Noris, salah satu pimpinan kelompok massa.

Massa kemudian bergerak ke arah rumah jabatan bupati. Puluhan aparat dari satuan Brimob sempat menghalau pergerakan massa di depan kantor DPRD Tana Toraja, namun jumlah massa lebih banyak dari aparat, sehingga mereka berhasil menerobos barikade aparat.

Massa terus menerobos hingga rumah jabatan bupati yang terletak di atas bukit kolam Makale. Namun, sebelum sampai di rumah jabatan, massa gabungan tersebut diadang oleh kelompok massa pendukung bupati Tana Toraja. Hujan batu pun tak bisa dihindari.

Bahkan massa pendukung bupati mengadang massa gabungan yang hendak menduduki rumahn jabatan tersebut lengkap dengan bom Molotov, anak panah, serta petasan. Aksi saling serang pun terjadi di bundaran kolam Makale.

Hingga pukul 22.00 malam tadi, hujan batu di bundaran kolam Makale masih terus berlanjut. Aparat kepolisian yang jumlahnya lebih kecil dari massa tersebut, tidak mampu berbuat banyak. Pertikaian itu baru bisa diatasi setelah personel kepolsian mendapat tambahan pasukan dari satuan Dalmas Polres Barru.

Akibat peristiwa ini, seorang pekerja bangunan Kampus UKI Tana Toraja tewas terkena anak panah. Korban yang diidentifikasi bernama Palino, 26, tersebut terkena anak panah karena base kamp tempatnya menginap berada di tengah-tengah pertikaian massa. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Fatimah Makale, namun anak panah yang bersarang di dada korban tembus hingga ke punggungnya. Nyawa korban pun tak dapat diselamatakan.

Data sementara, hingga pukul 22 malam tadi, Rumah Sakit Fatimah telah menerima enam korban luka-luka dari kelompok yang bertikai dan satu korban meninggal. Korban luka tersebut ada yang terkena peluru senapan angin di bagian perut, ada yang terkena sabetan parang hingga lengannya nyaris putus.

Ada pula yang luka di bagian mata akibat terkena lemparan batu. Identitas korban belum dapat diidentifikasi karena masih menjalani perawatan serius. Seorang aparat dari satuan Brimob juga mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.

Ketua tim relawan pasangan Nocodemus-Kendek Rante, Agus, menyatakan bahwa aksi massa ini spontan terjadi karena tidak menerima hasil Pemilukada yang penuh kecurangan.

'Aksi ini akan terus berlanjut sebelum Bupati Tana Toraja, J Amping Situru mundur dari jabatannya, karena bupati adalah dalang dari semua kecurangan ini. Pemilukada penuh kecurangan. Kami menemukan kertas suara yang sudah dicoblos.

Masyarakat juga menemukan kotak suara di rumah jabatan Ketua DPRD yang berisi kertas suara yang telah dicoblos. Belum lagi praktik bagi-bagi uang yang melibatkan tokoh agama, dan kecurangan lainnya,' kata Agus.

Massa juga menuntut pemilihan ulang bupati Tana Toraja serta mendiskualifikasi pasangan nomor urut 5 (Theofilus Allorerung-Adelheid Sosang) dengan alasan telah melakukan berbagai pelanggaran.
Terpisah, Ketua tim pemenangan pasangan nomor urut 5 yang juga Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi membantah tudingan soal temuan kotak suara yang ditemukan massa di rumah jabatan.

'Tidak ada kotak suara di rumah saya. Itu fitnah dan skenario dari pihak tertentu. Mereka yang datang membakar isi rumah saya, kertas suara itu mereka yang bawa seolah-olah ditemukan di rumah saya,' bantah Welem.

'Saya juga mengutuk tindakan anarkis yang dilakukan pihak tertentu. Mereka tidak ingin melihat Tana Toraja ini aman, sekali lagi tudingan soal kotak suara di rumah jabtan saya itu fitnah,' sambungnya.

Tim Kampanye pasangan calon Yohanis Embon Tandipayuk- Ophirtus Sumule (Etos), juga mengaku prihatin atas kerusuhan akibat Pemilukada tersebut. 'Kami meminta kepada DPRD, KPUD, Panwas, dan Kapolres Tana Toraja segera mengambil langkah cepat dan tepat agar suasana yang semakin panas dan mencekam menjadi kondusif,' jelas Tim Kampanye Etos, Petron Patungo didampingi Ivan Paembonan, Kristian HP Lambe serta YP Pillo.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih melakukan pengamanan di lokasi bentrokan.

Teradang Cuaca

Sementara itu, dialog langsung dengan tokoh masyarakat dan agama di Tana Toraja yang direncanakan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Kamis, 24 Juni, untuk meredam anarkisme pascapemilukada batal dilakukan. Pesawat yang ditumpangi bersama Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Syahrir Kuba, Kasdam VII Wirabuana, dan Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas, teradang cuaca.

Setelah berputar-putar selama beberapa menit di atas Kota Parepare kemudian melanjutkan perjalanan hingga ke wilayah Maiwa, Enrekang, pilot pesawat akhirnya memutuskan untuk kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin. Hujan mengguyur sangat deras disertai kabut tebal.

Syahrul berjanji terbang kembali ke Tana Toraja, hari ini, untuk segera melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat. Kerusuhan yang berujung pada pembakaran kantor KPU Tana Toraja dan kantor DPD II Partai Golkar Tana Toraja dipastikan akibat provokasi berlebihan dari kelompok tertentu.

'Pemulihan situasi harus segera dilakukan agar kecemasan masyarakat yang kini menjadi kerawanan bisa segera berganti menjadi rasa aman. Panglima sudah ada di sana (Tana Toraja, red) dan mengumpulkan tokoh masyarakat untuk mencari solusi,' kata Syahrul di VIP Room Bandara Sultan Hasanuddin, kemarin.

Pemilukada, kata dia, telah berlangsung aman dan hasil perhitungan sementara menempatkan beberapa pasangan calon pada peringkat pertama. Pasangan calon seharusnya menempuh jalur hukum bila merasa tidak puas dengan hasil pemilukada dan mengedepankan suksesi tidak berdarah.

'Kekuasaan jangan pernah membuat orang kalap dan tidak membuat situasi yang panas. Masyarakat tidak boleh dijadikan korban dengan saling membenturkannya satu sama lain,' tegasnya.

Begitu mendarat di Makassar, Syahrul langsung menerima telepon dari Bupati Tana Toraja, Amping Situru dan memperoleh informasi adanya konsentrasi massa di beberapa titik. Beberapa fasilitas perkantoran seperti kantor camat, KPU, dan Golkar dirusak massa.

Syahrul mengimbau agar lebih dahulu mengamankan warga dan mencegah benturan. Semua logistik pemilukada juga dimintanya segera diamankan. 'Pemilukada yang sudah dilaksanakan jangan sampai tidak mencapai sasaran karena keributan yang terjadi,' katanya.

Pelanggar aturan pemilu dipastikan mendapat sanksi hukum, termasuk aktor intelektual yang bertanggung jawab di balik kerusuhan yang terjadi di masyarakat. Namun, Syahrul berjanji segera berkomunikasi dengan pasangan calon bupati, Nico Biringkanae dan Victor Datuan Batara.

Kerusuhan akibat provokasi pihak tertentu di Tana Toraja, kata Syahrul, murni pelanggaran pidana. 'Tak boleh seorang pun menggunakan pendekatan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan, red), atau membeda-bedakan asal kampung,' tegasnya kepada Amping Situru.

Aparat pengamanan juga telah diturunkan untuk meredam aksi kekerasan yang dilakukan kelompok dan menjaganya agar tidak meluas ke daerah lain. Selain pengamanan dari kepolisian, aparat dari TNI juga siap melakukan back up pengamanan.

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, juga meminta kedewasaan semua pasangan calon bupati dan timnya menerima hasil pemilukada. Semua pihak dimintanya bisa mengendalikan diri dan menaati peraturan. 'Berdemokrasi harus saling menghormati,' kata Gamawan usai membuka Kejurnas Karate Junior di Celebes Convention Centre, kemarin.

Perkembangan pemilukada di Sulsel, kata dia, terus dipantaunya dan melakukan komunikasi dengan gubernur. Dia meminta setiap masalah yang terjadi segera diselesaikan bersama muspida. 'Saya yakin, semua masalah pemilukada di Sulsel bisa diselesaikan dengan baik. Memang ada yang tidak puas, tetapi tidak bisa diselesaikan dengan cara kekerasan,' tegasnya. (kas-rif)

KOMENTAR BERITA 'Rusuh Toraja Berlanjut, Satu Tewas'
BERITA LAIN :

* 00:15 KPU Siap Gelar Putaran Kedua
* 06:00 Kamrussamad Sampaikan Selamat ke Sahabat
* 11:41 Camat Ditangkap Jelang Pemilukada
* 03:44 Syahrul Pantau Pemilukada dari Udara
* 03:36 Distribusi Kartu Pemilih Amburadul



Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).

BACA JUGA

* 10:53 Mobil G Force Dirusak ...
* 01:08 Saksi Idaman Diberi Bekal ...
* 22:11 Digugurkan KPU, Irwansyah Mengadu ...
* 22:10 PasKi Hadirkan Anang dan ...
* 21:03 KPU Siapkan Anggaran Dua ...
* 21:02 Tidak Cukup dengan Pembatalan ...
* 00:50 Srikandi Simbolongmanik Dukung Teladan
* 09:49 Irwansyah Kasim Dukung Nurkarim
* 09:46 Nico Tidak Hadiri Debat ...
* 09:46 Sulapa Baca Pancasila Sebelum ...
* 09:45 Hatta Marakarma Diprediksi Unggul
* 09:44 Zaidin Pakai Heli Keliling ...
* 09:44 Isu Pemekaran Jadi Jualan ...
* 09:34 Data Pemilih di Barru ...
* 02:11 Syamsul Reses Sambil Kampanye

FAJAR ONLINE
GEDUNG GRAHA PENA, Lantai 4
Jl. Urip Sumoharjo No. 21 Makassar 90231
Telp. 0411-441441 Ext. 1437

- Sent using Google Toolbar"

ARSIP MEDIA SELAYAR

Cari Berita

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend@yahoo.co.id-
CP-081 241 927 000-Media Selayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR